Pemalang – Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang mempunyai potensi dibidang pertanian, perikanan maupun wisata. Dibidang pertanian, Desa Kaliprau menonjol di perkebunan melati. Hamparan Melati dibudidayakan oleh masyarakat Kaliprau terutama di daerah pesisir pantai. Di sektor perikanan, ikan bandeng masih menjadi primadona masyarakat untuk membudidayakan, sedangkan sektor pariwisata mempunyai pantai yang asri nan menarik.

Dari potensi yang ada, masyarakat Kaliprau menggali potensi tersebut untuk menciptakan suatu produk maupun usaha bersama demi meningkatkan kesejahteraan.

Dengan dilandasi semangat kebersamaan, meningkat peluang usaha, dan meningkatkan pemasaran yang berujung pada peningkatan kesejahteraan maka CV. Amira Bersaudara berupaya merangkul semua pelaku usaha yang ada di Desa Kaliprau untuk dibina, diarahkan dan dipasarkan produk-produknya.

Menurut Setyorini, Direktur CV. Amira Bersaudara ini ada sepuluh kelompok usaha dibawah binaannya. Sepuluh kelompok tersebut adalah kelompok pengolahan dan pemasaran (Poklahsar)  mawar merah dengan olahan ikan, Poklahsar Mawar Merah 2 olahan ikan dan udang, Poklahsar Cemara olahan ikan, kelompok wanita mandiri olahan jahe, kunyit dan rumput laut,  kelompok wanita berdikari olahan keong, Poklahsar hutan pantai olahan mangrove, kelompok tani Rama olahan Melati,  kelompok bank sampah sehat sejahtera, kelompok ABLK olahan singkong dan kelompok pengrajin busana karya zulfa berupa koneksi.

Apabila dilihat dalam katagori produk olahan, ada sembilan produk yang dikelola oleh CV ini yaitu olahan ikan berupa bandeng montok, presto bandeng, ba’as bandeng, stik kepala bandeng, bakso bandeng, nugget bandeng, krupuk ikan. Olahan udang berupa  krupuk udang, krupuk terasi. Olahan rumput laut dengan hasil krupuk rumput laut dan stik rumput laut. Olahan jahe dan kunyit dengan produk jahe instan, sirup jahe, sirup kunyit asam,  dodol jahe. Olahan keong emas berupa krupuk keong dan stik keong. Olahan Melati dengan produk unggulan sabun Melati, sampo melati, minyak wangi melati, minyak aromaterapy
melati.  Olahan mangrove berupa  tepung mangrove, salep mangrove, minyak aroma terapi mangrove. Handycraff memanfaatkan barang bekas untuk dibuat tas. Dan yang terakhir bidang koneksi dengan produksi Celana pria.

Salah satu produk CV. Amira Bersaudara

“Tujuan CV. Amira Bersaudara ini adalah untuk membantu pemasaran produk-produk yang dibuat oleh warga desa Kaliprau sehingga makin dikenal luas. Disamping itu membantu meningkatkan ekonomi warga melalui usaha UMKM.” jelas Setyorini ketika dihubungi tim g-news.id.

Lebih lanjut Rini mengatakan, dengan adanya pemasaran bersama melalui CV. Amira Bersaudara ini diharapkan  pendapatan masyarakat meningkat sehingga dapat  mengurangi kemiskinan dn pengangguran serta  menciptakan lapangan pekerjaan, membuat masyarakat mampu mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2015 ini telah mengantongi  P-IRT dan produk Halal dari MUI ini memprioritaskan olahan melati sebagai produk unggulannya.

“Keunggulan produk melati yaitu bahan baku melimpah karena kaliprau sudah dibranding sebagai jasmine village ( kampung mlati ) dan menghaluskan kulit.” kata Rini lebih lanjut.

Konsumen dapat memperoleh produk-produk  olahan makanan dan minuman CV. Amira Bersaudara ini toko Ogel-Ogel Pemalang, Dekranas GCC Pemalang,  toko roti Mirasa Pemalang dan toko oleh-oleh Tirto max500. Atau secara online dapat mengunjungi tokodistributor.com, serta dapat langsung berkunjung di rumah produksi Desa Kaliprau Rt 004, Rt 006, Kecamatan Ulujami, Pemalang 52371. Disamping itu dapat memesan atau mendapatkan informasi akan produk ini melalui nomor 085770854515. (RedG)

Tinggalkan Komentar