Unit Damkar Kabupaten Pemalang

Pemalang – Peristiwa kebakaran di wilayah Kabupaten Pemalang hari ini, sabtu (11/8/2018) dapat dikatakan beruntun. Dinihari tadi sekitar pukul 00.41 WIB Barat menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran rumah yang juga digunakan juga sebagai rumah industri gula jawa milik satiman bin Saliman (umur 64 th) yang beralamat di Desa Karangmoncol, Rt 06/Rw 02 kecamatan Randudongkal, Pemalang.

Dengan kesiap siagaan petugas unit Pemadam Kebakaran, Dinas Satpol PP kabupaten Pemalang Langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 00.44 WIB dan sampai di TKP pukul 01.00. Petugas dapat mengatasi kebakaran setelah berjuang selama satu jam.

Petugas Damkar Pemalang berusaha melawan di jago merah di Kecamatan Randudongkal

Kebakaran yang diduga karena kostleting listrik di ruang tengah. Api cepat merambat dibagian atap plafon yang terbuat dari bambu, serta menghanguskan bangunan rumah. Tim pemadam kebakaran selain memadamkan api juga mencegah api merembet ke perkampungan warga. Tidak ada korban jiwa, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh ribu rupiah).

Setelah kejadian kebakaran di Karangmoncol, unit Pemadam Kebakaran kabupaten Pemalang pagi harinya juga harus berjuang memadamkan api yang menghanguskan pasar di desa. Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang yang diduga disebabkan oleh pembakaran sampah yang menjalar ke bangunan pasar.

“Mohon maaf terpaksa kami ratakan dengan tanah, dari pada menambah kerugian” kata kepala Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang Diar Hendratmono ketika memadamkan kebakaran di Pegiringan, Bantarbolang.

Kebakaran di Pasar Pegiringan

Dari kedua peristiwa yang beruntun ini, peran unit pemadam kebakaran di dinas Satpol PP sangatlah vital dan sangat diperlukan oleh masyarakat.

Tentunya dengan luas Kabupaten Pemalang yang terdiri dari 14 (empat belas) kecamatan dengan kontur topografi daerah yang terbagi pantai dan pegunungan akan memberi beban yang berat bagi unit pemadam kebakaran Pemalang. Hal ini perlu dukungan unit maupun sumberdaya manusia yang mencukupi.

Hal ini terungkap ketika komandan unit pemadam kebakaran Pemalang mengatakan bahwa masih kekurangan pos unit dan sumber daya manusia.

“Agar bisa menambah armada untuk wilayah selatan. Kami masih sangat butuh minimal 3 pos lagi.” kata Diar ketika dihubungi g-news.id.

Saat ini unit Damkar Pemalang hanya memiliki markas (pusat) di Kecamatan Pemalang dan di dukung pos Comal. Di pos Comal hanya ada tiga personil yang mengampun daerah tersebut.

Menurut Diar, tiga pos tambahan yang diharapkan untuk ditempatkan di kecamatan Randudongkal yang harapannya untuk pelayanan kebakaran di Kecamatan Randudongkal, Warungpring dan Moga. Pos tambahan kedua di Kecamatan Belik untuk wilayah pelayanan Belik, Watukumpul dan Pulosari dan satu lagi pos Bodeh untuk layanan di Kecamatan paling ujung dari Kabupaten Pemalang yaitu kecamatan Bodeh.

Harapan komandan Damkar Pemalang ini juga merupakan harapan masyarakat atas keselamatan dari bahaya kebakaran. (RedG)

Tinggalkan Komentar