oleh

Bupati Bangka Tengah Ikut Taber Laut di Desa Batu Beriga

Bangka Tengah — Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman ikut kegiatan tahunan yang penuh makna yakni budaya Taber Laut di pantai Batu Panjang yang digelar Desa Batu Beriga sebagai bentuk atas nikmat Allah SWT.

“Ini merupakan bentuk syukur masyarakat Desa Batu Beriga atas nikmat Allah Swt. yang sangat luar biasa berupa hasil laut yang melimpah yang menjadi pencaharian utama masyarakat Desa Batu Beriga,” kata Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Minggu 12 Maret 2024.

Ia mengungkapkan, masyarakat Desa Batu Beriga untuk selalu kompak dan bekerja sama dalam membangun Desa Batu Be riga dan menjaga kelestarian alam sekitar.

“masyarakat Desa Batu Beriga yang selalu melestarikan budaya, semoga Desa Batu Beriga selalu dilindungi Allah dan dimurahkan rezekinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Beriga, Gani, menjelaskan Taber Laut merupakan ungkapan syukur keluarga Desa Batu Beriga selaku desa pesisir yang didominasi oleh nelayan dalam mensyukuri hasil laut yang mereka dapat, serta untuk menjaga silaturahmi antar masyarakat.

“Adat ini bukan milik kelompok, bukan milik golongan, tapi adat ini milik seluruh masyarakat Desa Batu Beriga yang harus kita jaga dan kita tingkatkan lagi kedepannya,” ungkapnya.

Selain itu, ada beberapa larangan yang harus dipatuhi, diantaranya tidak boleh mencelupkan barang yang sudah dimasak di kompor kedalam air laut, tidak boleh melaut selama 3 hari dimulai setelah acara adat ini, dan bagi anak-anak hanya diperbolehkan bermain di sekitar area Taber Laut.

“Larangan ini sangat baik untuk menjaga kebersihan laut dan pantai, serta memberikan kesempatan kepada biota laut untuk berkembang biak sehingga diharapkan setelah larangan selesai, masyarakat bisa memperoleh hasil laut yang lebih banyak,” imbuhnya (RedG/*).

Komentar

Tinggalkan Komentar