oleh

Pemalang Cari Solusi Penanganan Blankspot

Pemalang – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang (Diskominfo) mengadakan acara gala dinner di Pool Cafe hotel R-Gina, sebagai bentuk penyambutan tamu dari Kementerian Kominfo RI dan perwakilan perusahaan provider. Kegiatan dijadikan acara ramah tamah dalam upaya mencari solusi blankspot desa untuk mewujudkan desa digital dalam kerangka Pemalang cerdas, Rabu malam (7/4). Kegiatan intinya adalah forum grup diskusi (FGD) yang akan digelar, Kamis (8/4), di Hotel R-Gina.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pemalang Nugroho Budi Rahardjo mengemukakan masih ada 5 desa yang Blankspot dan 46 desa yang tangkapan sinyalnya kurang kuat. Oleh karena itu melalui FGD nanti bagaimana solusi yang akan diambil dalam mengatasi permasalahan ini.

Disampaikan oleh Prof. Dr. Hendri Subiakto, Staf ahli dari Kementrian Kominfo RI adanya komitmen pemerintah dalam meningkatkan digitalisasi. Menurutnya ada dua komponen penting dalam program ini yaitu pembangunan infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia dalam membangun serta pengawasan teknologi digital.

Kegiatan FGD yang akan dilakukan nanti, menurut bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo merupakan kegiatan strategis.

“Kegiatan ini memiliki makna yang sangat strategis bagi Kabupaten Pemalang, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sehubungan dengan hal itu, Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada segenap jajaran Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Pemalang dan seluruh pihak yang terkait, atas kerja keras dan inovasinya dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pijakan yang kuat bagi keberlangsungan pembangunan daerah menuju Pemalang Hebat yang kita cita-citakan bersama. ” kata Mukti Agung Wibowo.

Data yang ada di pemkab Pemalang di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang dari 222 Kelurahan / Desa masih terdapat blankspot sebanyak 5 Desa, antara lain; Desa Kebon Gede (Kec. Bantarbolang), Desa Gunung Batu (Kec. Bodeh), Desa Bodas (Kec. Watukumpul), Desa Gapura (Kec. Watukumpul) dan Desa Simpur (Kec. Belik). Hal ini dapat dilihat dengan Parameter sinyal jaringan Internet
Service Provider (ISP) pada “lokasi menunjukkan sinyal sinyal satu (jelek sekali). Desa-desa yang tidak blankspot tetapi kualitas sinyal lemah atau tidak mendukung komunikasi data yang stabil, menyebabkan 22,2% atau sekitar 49 Desa.

“Ini di Pusat Pemerintahan Desa, bergeser ke titik wilayah permukiman yang diatur berjauhan dengan Pusat Pemerintah Desa, pasti kualitas sinyal yang lebih lemah. Hal inilah menjadi keluhan masyarakat pada umumnya karena tidak mendukung komunikasi data yang stabil.” jelas Agung.

Tentunya di era saat ini kebutuhan komunikasi data akan berjalan baik jika sudah menggunakan jaringan 4 G untuk mendukung komunikasi data yang stabil. Dengan FGD nanti akan dicari solusi agar benar-benar tersolusikan permasalahan blankspot di desa – desa yang terkait. Hal ini mendukung program unggulan Kabupaten Pemalang yaitu Desa Digital, Desa Sinergi dan Desa Wisata menuju Pemalang kota Cerdas (RedG / SWE).

 

Baca Juga  Akibat Ceremai, Seorang Gadis Meninggal Dunia Di Sumur

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed