Sukoharjo – Sejak pukul delapan pagi, kesibukan mulai terasa di rumah Sri Sayekti salah satu kader Pos Yandu Balita “Mekar Sari” Kampung Madyorejo Rt 01 Rw 07, Jetis, Sukoharjo, beberapa ibu terlihat berdatangan membawa anak balita, wajah mereka berbalut masker kain, Selasa (10/11/2020)

Ketika ibu dan anaknya tiba di posyandu, petugas (Kader) 5 orang yang diketuai Hj. Sri Wahyuni dan 4 anggota diantaranya Sri Sayekti, Partiyem, Tri Parwanti dan Herlina langsung melakukan pengecekan suhu tubuh, meminta mereka mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan, lalu mengarahkan mereka untuk menunggu di kursi yang jaraknya telah diatur.

“Secara keseluruhan, protokol kesehatan telah berjalan dengan baik. Dari penggunaan masker, pengaturan jarak fisik, dan kegiatan mencuci tangan telah melekat jadi satu dengan kegiatan diantaranya penimbangan berat badan, ukur lingkar kepala dan ukur tinggi badan,” jelas Sri Wahyuni.

Sementara anaknya bermain, si ibu bisa sambil mendengarkan penyuluhan mengenai kesehatan anak, tumbuh kembang anak dan berbagai informasi tentang imunisasi yang disampaikan oleh bidan desa Wiwik atau kader terlatih.

“Di antara berbagai aktivitas, terlihat jejeran potongan semangka dan sop ayam yang siap dibagikan, pemberian makanan tambahan menjadi salah satu bagian dalam pelayanan, dan menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak,” tutur Wiwik.

Pengawal Tumbuh Kembang

Kendati sempat terhenti pada awal pandemi, kini kegiatan posyandu balita di kp. Madyorejo telah kembali berjalan seperti biasa, namun yang membedakan adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat sejak awal hingga akhir kegiatan.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukoharjo yang bertugas sebagai pembina desa, Wiwik, menambahkan penerapan protokol kesehatan bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seluruh pihak mulai dari tenaga kesehatan yang bertugas hingga masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan, agar kegiatan posyandu balita berjalan dengan aman dan lancar.

“Mereka yang sedang sakit dilarang untuk datang ke posyandu demi kebaikan dan demi menjaga kesehatan bersama. Sementara mereka yang sehat bisa datang dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan dan memakai masker kecuali anak-anak di bawah usia dua tahun tidak diwajibkan,” tambah Wiwik.

Ketua Kader Posyandu, Sri Wahyuni mengatakan keberadaan posyandu sangat penting untuk mengawal tumbuh kembang dan kesehatan balita di wilayah setempat.

Melalui kegiatan posyandu, tumbuh kembang balita, status imunisasi dan gizi balita dapat terpantau dengan baik, hal itu penting demi kesehatan anak. (SW)

Tinggalkan Komentar