oleh

Penanaman Bersama 10.000 Bibit Pohon Randu di Alas Kethu

Wonogiri – Bertempat di hutan kota Alas Kethu telah dilaksanakan kegiatan penanaman bersama 10.000 bibit pohon randu dalam rangka konservasi pohon randu sebagai pakan lebah dan sumber bahan sandang menuju hutan lestari masyarakat sejahtera, bersama Perum Perhutani Surakarta, Perkumpulan Perlebahan Jawa Tengah dan Lembaga Masyarakat Hutan, Sabtu(19/1).

Hadir dalam kegiatan Sekcam Suparno, Administratur/KKPH Surakarta Muhammad Eka Ruskanda, Wakil PPJT Abdulloh, Ekspert Agro Perhutani Jateng Sugi Purwanta, Danramil 01/Wonogiri Lettu Inf Mulyono, Polsek Aiptu Sunaryo dan Asper KPKPH Wonogiri Taufik Hidayat.

Asper KPKPH Wonogiri Taufik Hidayat dalam sambutannya menyampaikan dia merasa bangga bisa menjadi salah satu bagian dalam konservasi pohon randu yang pada pagi hari ini akan menanam kurang lebih 10.000 pohon.

“Harapannya semoga pohon randu ini pada nantinya bisa bermanfaat bagi kita semua,”katanya.

Sambutan yang disampaikan oleh PPJT Jawa Tengah Abdulloh, bahwa parameter kesuksesan petani lebah ada pada banyak sedikitnya pohon randu. Karena pohon randu yang mulai berkurang di lahan masyarakat desa, pihaknya meminta kepada Perhutani yang mempunyai lahan luas untuk menanam pohon randu tersebut. Dasar kehidupan salah satunya juga ada pada pohon randu(sandang, pangan, papan).

“Untuk sandang bisa dibuat dari kapas hasil buah dari. Untuk pakan selain bunga yang bisa digunakan sebagai pakan lebah, daun yang muda juga bisa digunakan unt sayur. Selain daun, buah yang muda juga bisa dibuat untuk rujak/penambahan nutrisi. Bijinya yang mengandung minyak bisa digunakan oleh industri sebagai pelumas. Dilihat dari pohonnya yang besar dan mempunyai akar yang kuat tentu bisa juga untuk menahan tanah agar tidak longsor/erosi, dan masih banyak lagi manfaat yang bisa diambil dari pohon ra du tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Peringatan HUT RI Ke-75 Ponpes Santri Manjung, Para Santri Dihimbau Jangan Melupakan Sejarah

Danramil 01/Wonogiri Lettu Inf Mulyono menyampaikan apresiasi kepada Perum Perhutani Surakarta, Perkumpulan Perlebahan Jawa Tengah dan Lembaga Masyarakat Hutan atas diselenggarakannya kegiatan penanaman pohon randu tersebut, karena pada era sekarang sudah mulai jarang ditemukan pohon randu.(RedG)

 

Komentar

Tinggalkan Komentar