oleh

JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-6 MODUL 1.3. VISI GURU PENGGERAK

Oleh : Astutiati, S.Pd

Klaten – Kegiatan minggu ke-6 ini diawali dengan refleksi terbimbing, menjawab beberapa pertanyaan pada kolom LMS, dilanjutkan dengan Demonstrasi Kontekstual yang berkaitan dengan Visi Guru Penggerak. Mengenai impian terhadap murid dengan mengaplikasikan pada manajemen perubahan Inkuiri Apresiatif BAGJA. Dilanjutkan dengan sesi Elaborasi Pemahaman Sesi Instruktur yang disampaikan oleh Ibu Dra.Ani Adibatin. Di penghujung pekan dilanjutkan dengan tugas tentang Koneksi Antar Materi Visi Guru Penggerak. Di penghujung pekan, dilanjutkan dengan tugas tentang Koneksi Antar Materi Visi Guru Penggerak.

Alhamdulillah pada minggu ke-6 ini bertambah lagi wawasan dan pengetahuan mengenai Visi Guru Penggerak melalui penerapan pola manajemen Inkuiri Apresiatif (IA) atau yang biasa disebut BAGJA. Awalnya saya masih meraba-raba bagaimana cara yang tepat dalam menerapkan pola manajemen perubahan ini. Saya membuat visi untuk sekolah dan ternyata pada penerapannya perubahan yang kita lakukan dapat diawali dengan sesuatu yang sederhana seperti mengenai kegiatan belajar mengajar di dalam kelas untuk memberdayakan potensi kekuatan yang kita miliki. Pola manajemen Inkuiri Apresiatif ini mengedepankan kekuatan yang kita miliki sebagai sumber energi bagi sebuah perubahan. Dengan adanya kekuatan yang kita miliki, kita akan lebih optimal dalam mewujudkan harapan atau impian kita. Pola manajemen Inkuiri Apresiatif (IA) sangat baik karena kita dilatih untuk menilai sesuatu dari sudut pandang yang positif. Menilai kemampuan diri, mengenal dan mencari inti positif dalam segala hal. Saya sangat senang karena dengan pola BAGJA ini saya dapat mengenal dan mengetahui apa yang menjadi kekuatan kita. Tentu saja masih perlu banyak latihan untuk dapat mengaplikasikan pola ini agar terjadi perubahan kearah yang lebih baik. Kita harus berfokus pada sumber-sumber yang dapat menjadi sumber energi bagi kita, yaitu kekuatan dan kelebihan yang kita miliki.

Baca Juga  Solusi Honorer Melalui Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja

Pada tugas Demonstrasi Kontekstual yang saya buat, saya sederhanakan impian itu menjadi bagian kecil sebuah perubahan. Saya memimpin murid yang menyenangkan dan membiasakan untuk menanamkan karakter yang baik pada saat belajar di sekolah melalui kegiatan belajar sambil bermain serta memerdekakan murid dengan bebas berkreasi dan berinovasi dalam pembelajaran. Saya berharap semua bahagia dan merdeka baik itu gurunya, muridnya maupun orangtuanya. Melalui perubahan kecil ini saya berharap dapat mewujudkan iklim yang kondusif bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga dapat meningkatkan kualitas belajar dan mengajar di sekolah kami. Melalui belajar sambil bermain, bebas berkreasi dan berinovasi, dan menanamkan karakter yang baik pada murid dengan perasaan bahagia penuh suka cita sehingga terwujudlah peserta didik yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila, peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis. Saya juga berharap dapat melatih diri dan dapat mewujudkannya dalam sebuah aksi nyata. Menjalankan nilai-nilai dan peran guru penggerak dengan baik dan penuh tanggungjawab. Sebagai pemimpin pembelajaran, mewujudkan kepemimpinan murid, mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada murid.

Tentu saja tanpa adanya support dari kepala sekolah, guru, dan orang tua akan sulit terwujud. Oleh sebab itu pentingnya adanya kerjasama dan kolaborasi yang baik dengan stakeholder. Semoga dengan niat baik ini senantiasa Allah.swt berikan jalan kemudahan dalam pelaksanaannya. Selalu berfikir positif, solutif, kreatif dan inovasi.

Whoever is serious, surely he will succed. Effort will not betray the results.(RedG/O).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed