oleh

Pentingnya Budaya Literasi Bagi Masyarakat

Opini 

Oleh : Faqih Mufasirin (Mahasiswa UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan)

Pekalongan – Istilah literasi mungkin sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Makna literasi tidak hanya mencakup pada kemampuan membaca dan menulis, namun memiliki arti yang lebih luas lagi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, literasi adalah kemampuan menulis, membaca, pengetahuan, keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu atau kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. Seseorang yang memiliki kemampuan literasi yang baik berarti mampu mengaplikasikan informasi atau pengetahuan yang diperolehnya dalam kehidupan sehari-hari.

Di zaman serba digital ini, informasi menjadi sangat mudah diperoleh dari berbagai media kapan saja dan di mana saja. Meskipun begitu, tidak semua informasi yang kita terima sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi. Mengingat sekarang banyak sekali oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita yang tidak bisa dipastikan kebenarannya. Terlebih lagi, banyak pula masyarakat yang kerap menerima sebuah informasi secara mentah-mentah tanpa mencari tahu kepastian dan keakuratan dari informasi tersebut. Sehingga tak jarang menimbulkan konflik antar antar individu hingga kelompok masyarakat.

Melalui pemahaman literasi, masyarakat diharapkan dapat membiasakan diri dalam mengolah dan mengkritisi setiap informasi yang didapat. Pentingnya literasi bagi setiap orang sangatlah besar, sebab dengan memiliki literasi yang baik, manusia dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas hidupnya. Budaya literasi dapat menjadi faktor penting dalam pembangunan masyarakat yang kritis dan maju. Adapun alasan mengapa budaya literasi menjadi sangat penting untuk diterapkan bagi masyarakat, yakni sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kecerdasan

Budaya literasi membantu masyarakat untuk mengembangkan kemampuan berpikir secara rasional, mempertanyakan informasi, dan mengevaluasi berbagai sudut pandang sebelum membuat keputusan. Dengan menerapkan budaya literasi, masyarakat dapat mengakses dan informasi dengan lebih bijak. Selain itu mereka juga dapat memproses segala informasi yang diperoleh terlebih dahulu sebelum menyebarkannya ke orang lain.

Baca Juga  Visi Kepala Daerah Harusnya Berkesinambungan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Adanya kemampuan literasi juga dapat membantu masyarakat untuk mengembangkan budaya membaca. Dengan membaca, masyarakat akan lebih terbuka terhadap ide dan pandangan yang berbeda. Hal ini dapat membantu mereka untuk memperkaya wawasan dan memperbanyak pengetahuan sehingga masyarakat dapat berkembang secara intelektual.

  1. Mengembangkan pola berpikir kritis

Dalam era informasi yang begitu cepat dan bebas seperti sekarang ini, kemampuan untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap informasi yang diterima merupakan hal yang sangat penting. Pola berpikir kritis adalah kemampuan untuk mempertanyakan, menganalisis, dan mengevaluasi fakta dan opini dengan rasional. Dalam penerapannya, literasi memegang peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis seseorang.

Sebagai contoh, ketika sesorang membaca sebuah artikel di media sosial atau situs berita online, literasi sangat dibutuhkan untuk memahami konteks yang dimaksud. Kemampuan memahami struktur teks, keabsahan sumber, dan pengetahuan tentang konteks yang relevan akan membantu seseorang untuk bisa melakukan analisis kritis terhadap informasi yang diterima. Dengan demikian, seseorang yang memiliki kemampuan literasi yang  baik tidak akan mudah terperdaya oleh informasi yang tidak akurat atau bahkan hoaks.

  1. Membentuk budi pekerti

Ada pepatah mengatakan bahwa ilmu pengetahuan tanpa adab adalah seperti bunga tanpa harum. Hal ini menggambarkan betapa pentingnya memiliki karakter budi pekerti yang baik dalam kehidupan kita. Salah satu yang dapat membentuk karakter budi pekerti adalah literasi.

Pentingnya literasi dalam membentuk karakter budi pekerti tidak bisa diabaikan. Melalui literasi, sesorang dapat belajar nilai-nilai moral, kejujuran, kerja keras, dan kepedulian terhadap orang lain. Dengan memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai tersebut, seseorang akan memiliki landasan yang kuat dalam mengambil keputusan dan bertindak di berbagai situasi kehidupan.

Baca Juga  Bangkit Untuk Bersatu

Selain itu, budaya literasi juga dapat membantu seseorang untuk lebih berempati dan toleran terhadap sesama. Dengan membaca berbagai pandangan dan pengalaman hidup orang lain, seseorang akan lebih mudah memahami perbedaan dan belajar untuk menerima orang lain apa adanya. Hal ini menjadi sangat penting dalam membentuk karakter budi bekerti, karena seseorang dapat membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain dan masyarakat.

  1. Membantu meningkatkan kesejahteraan

Budaya literasi juga memiliki peran penting dalam kesejahteraan masyarakat karena memberi dampak positif pada berbagai aspek kehidupan, seperti pengembangan pendidikan yang lebih baik, menyediakan peluang ke pekerjaan yang lebih baik, memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses sosial dan politik, mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dan masih banyak lagi.

Terbentuknya budaya literasi yang kuat dalam masyarakat tidak hanya meningkatkan kemampuan individu dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tetapi juga menyediakan fondasi untuk pembangunan keberlanjutan dan inklusif. Budaya literasi turut membantu dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan potensi setiap anggota masyarakat, yang secara bersama-sama memajukan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan demikian, sangat penting bagi kita semua untuk terus menggalakkan budaya literasi di masyarakat. Kita bisa memulai dari diri sendiri untuk membaca dan menulis setiap hari. Memang akan terasa sangat memberatkan, tetapi jika kita terus melakukannya secara konsisten maka akan menjadi sebuah kebiasaan yang bermanfaat. Selain itu, kita juga bisa mengajak orang-orang di sekitar kita untuk membaca serta mendiskusikan bersama tentang sesuatu yang kita baca.

Dengan memiliki budaya literasi yang kuat, masyarakat akan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, memperkuat hubungan antar individu, serta memperkuat masyarakat sebagai suatu kesatuan yang sejahtera dan harmonis. Jadi, mari kita bersama-sama membangun budaya literasi yang kuat demi masa depan yang lebih baik. (RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar