oleh

WHO Pastikan Varian Baru Virus Corona Tak Berbahaya

Jakarta – Wabah virus coronanya sendiri belum usai, kini dunia digegerkan lagi dengan kemunculan varian baru virus corona di Inggris. Kabarnya, tingkat penularannya lebih cepat hingga 70% dibanding virus yang ada.

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan, virus corona jenis baru yang dinamakan SARS-CoV-2 VUI 202012/01 ini tidak lebih berbahaya atau mematikan. Hal itu, tentu jika dibanding dengan jenis virus corona yang umum ditemukan. Artinya, virus ini masih bisa dikendalikan dan diatasi.

“Sejauh ini, meskipun kami telah melihat sejumlah perubahan, sejumlah mutasi, tidak ada yang membuat dampak signifikan baik pada kerentanan virus terhadap terapi yang digunakan saat ini, obat-obatan atau vaksin yang sedang dikembangkan,” kata Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, seperti dikutip dari Reuters.com, Sabtu, (25/12/2020).

Sementara itu, Kepala Darurat WHO Michael Ryan mengatakan, untuk kecepatan mutasi virus itu adalah bagian normal dari evolusi virus. Ia pun mengapresiasi transparansi yang dilakukan negara-negara yang terkonfirmasi virus corona jenis baru ini ke publik.

“Mampu melacak virus sedekat ini, dengan hati-hati, secara ilmiah dalam waktu nyata ini merupakan perkembangan positif yang nyata bagi kesehatan masyarakat global, dan negara yang melakukan jenis pengawasan ini harus dipuji,” katanya.

Seperti diketahui, sejak diumumkannya temuan virus corona jenis baru di Inggris, hingga kini sudah lebih dari 30 negera menutup akses masuk-keluar dari Inggris, termasuk Indonesia.

Adapun sejumlah negara yang sudah mengonfirmasi adanya penyebaran varian baru virus corona di negaranya adalah Inggris, Irlandia Utara, Israel, Singapura, Denmark, Belanda, Australia, Italia, Gibraltar, serta Afrika Selata. (RedG/Ongen)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed