oleh

Surahman dan Nur Janah Menjadi Ketua PRM-PRA Pruwatan Periode 2022-2027

Brebes– Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Pruwatan Cabang Bumiayu mengadakan Musyawarah Ranting (Musyran) sebagai sarana strategis untuk melakukan pergantian pimpinan di Masjid al-Furqon Dukuh Krajan, Pruwatan, Jum’at (26 Robiul Akhir 1445 H/10/11/2023 M).

Pelaksanaan Musyawarah Ranting dilaksanakan dengan cara Pemilihan Calon Formatur, hingga terpilih 9 (sembilan) orang formatur untuk PRM dan 5 formatur untuk PRA. Selanjutnya Tim formatur akan bermusyawarah untuk menetapkan Ketua dan Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Pruwatan Periode 2022-2027.

Hasil dari pemililihan PRM Pruwatan Cabang Bumiayu Daerah Brebes menghasilkan 9 formatur dengan urutan: H. Harianto, Bahrudin, Moh. Sholeh, S.Pd.I, H. Surahman, S.Pd, Abdul Manan, Hasan Bisri, S.Ag, Suwarno, S.Pd, Iswahyudi dan M. Jaeni. Sedangkan 5 formatur yang terpilih dalam musyawarah ranting Aisyiyah Pruwatan adalah Nur Janah, Hj. Siti Fatimah, Fini Hidayah, Indriyati, dan Royanah, jelas Suwarno, S.Pd selaku Ketua Panitia Pemilihan.

Setelah melewati proses permusyawaratan dengan dinamika-dinamika yang berlangsung selama proses pemilihan, akhirnya 9 formatur PRM Pruwatan sepakat memilih H. Surahman, S.Pd sebagai Ketua yang didampingi Suwarno, S.Pd sebagai PRM Pruwatan Periode 2022-2027. Sementara 5 formatur PRA Pruwatan bersepakat mengamanahkan kepemimpinan Aisyiyah Ranting Pruwatan Periode 2022-2027 kepada Nur Janah sebagai Ketua dan Fini Hidayah sebagai Sekretaris, tambah Suwarno selaku Ketua Panitia Pemilihan.

Seusai acara penetapan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Pruwatan, dilanjutkan dengan pemberian Cinderamata oleh Anggota Fraksi PPP DPRD Brebes, H. Imam Sairi, S.Pd.I kepada PRM Pruwatan periode 2022-2027 dan Ta’mir Masjid-Mushola di wilayah PRM Pruwatan.

Rasiman, SH, selaku Kepala Desa Pruwatan dalam sambutannya menuturkan bahwa Pemerintah Desa Pruwatan sangat bersyukur karena kiprah dan partisipasi Muhammadiyah dan Aisyiyah Ranting Pruwatan dalam rangka pemberdayaan dan pencerahan masyarakat.

Baca Juga  TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI Menuju Masyarakat Sejahtera

“Keberadaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Pruwatan sebagai mitra Pemerintah Desa ini sangat membantu dalam rangka pemberdayaan dan pencerahan masyarakat dalam segala bidang yang dikelola oleh warga persyarikatan, terutama dalam bidang ekonomi, agama dan sosial kemasyarakatn”, katanya dalam menyampaikan sambutan.

Musyran yang mengangkat tema “Menjalin Ukhuwah Islamiyyah, Wathoniyah, Basyariyah” yang berlangsung Masjid al-Furqon Dukuh Krajan, Desa Pruwatan tersebut didibuka langsung oleh Wakil Ketua PCM Bumiayu, Suedi, S.Ag, S.Kom, M.Pd.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PCM Bumiayu yang membidangi Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal (PNF), Suedi, S.Ag, S.Kom, M.Pd yang mewakili PCM Bumiayu menyampaikan bahwa Musyran Pruwatan sebagaimana 21 ranting lainnya memang sudah waktunya untuk dilaksanakan, dan dianjurkan dilaksanakan sebelum masuk minggu kedua di bulan November.

“PCM Bumiayu berencana akan mengadakan pengukuhan bersama terhadap 24 Pimpinan Ranting pada tanggal 19 November 2023 di halaman parkir RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu. Musyran ini adalah ajang yang tepat untuk mempererat jalinan ukhuwah dan kebersamaan, konsolidasi dan koordinasi antar pengurus supaya organisasi semakin bagus dalam gerakan dan implementasi program kerja. Hal ini mengingat keberadaan ranting sangatlah penting agar dapat menjadi mitra kekuatan dalam pengembangan Cabang dan Daerah agar semakin menguat, membumi dan mengakar gerakan dakwahnya sampai ke lapisan bawah”, tegasnya.

Sebelum acara Musyawarah Ranting (Musyran) Muhammadiyah dan Aisyiyah dilaksanakan, seluruh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Pruwatan mengikuti Pengajian pra pembukaan Musyran yang disampaikan oleh Ustadz Soeharsono, S.P (Wakil Ketua PCM Bumiayu yang membidangi MPK dan SDI).
Dalam kesempatan tersebut, Soeharsono, S.P mengungkapkan 7 (tujuh) karakter para penggerak dakwah Muhammadiyah yang bekemajuan.

“Tujuh karakter yang harus dimiliki oleh para pengerak gerakan Islam menuju Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah berkemajuan adalah (1) Ikhlas, (2) Ibadah, (3) Jihad, (4) Sabar dan Istiqomah, (5) Amanah, Bertanggungjawab dan Jujur, (6) Mengedepankan Musyawarah, dan (7) Egaliter dan Demokratis.,“ucapnya.

Baca Juga  Jelang Nataru 2024, Stock BBM di Jambi Aman

Tampak hadir dalam acara pembukaan Musyran tersebut adalah Pleno PCM dan PCA Bumiayu. Pleno PCM Bumiayu terdiri dari Suedi, S. Ag. S. Kom, M.Pd (Wakil Ketua Bidang Dikdasmen & Pendidikan Non Formal), Sarna, MM.Pd (Wakil Ketua Bidang Pembinaan & Kesejahteraan Sosial), Ali Sudrajat, S Pd (Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi, Bisnis, Pariwisata & Pengembangan UMKM) dan Suharsono, S.P (Wakil Ketua Bidang Pembinaan Kader & Sumber Daya Insani). Sedangkan pleno PCA Bumiayu yang hadir adalah Dra. Eni Wihayati (Sekretaris), dan Hj. Laely Usriyah (Ketua Majlis Tabligh). Hadir juga anggota DPRD Kabupaten Brebes (H.Imam Sairi, S.Pd.I), Kepala Desa Pruwatan (Rasiman, SH), serta para sesepuh Muhammadiyah dan Aisyiyah Pruwatan.(RedG/Tarqum Aziz-MPI PCM Bumiayu).

Komentar

Tinggalkan Komentar