Pemalang – Perpisahan kepala sekolah TK Pertiwi Bojongbata 1 Nani Wijayawati terasa istimewa, dilaksanakan di obyek wisata Guci, Sabtu (29/9/2018).

 

Kepala sekolah yang pensiun pada periode Agustus 2018, setelah menerima SK pensiun langsung mendaftar sebagai caleg dari partai Perindo untuk DPRD Kabupaten Pemalang pada Daerah Pemilihan (Dapil) 2, dengan nomor urut 6.

Acara perpisahan yang dikemas dalam acara refresing ini juga mendo’akan akan Nani wijayawati mampu mendulang suara banyak dan dapat menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Pemalang.

Dalam acara perpisahan ini zelain rekan sejawat hadir pula David Santosa, SE caleg DPR RI PERINDO dengan no urut 4, yang didampingi oleh Heru Supeno Caleg DPRD Kabupaten Pemalang no urut 1 dan Dewi Aji Pawang no urut 3 keduanya terdaftar sebagai caleg untuk Dapil 1 Pemalang.

David Santosa dalam sambutannya mengatakan sangat bisa merasakan bagaimana beratnya tugas seorang guru karena dirinya pernah menjabat sebagai kepala sekolah SD selama 1 tahun.

“Tugas Guru tidak hanya dari jam 07.00 sampai jam 14.00 tetapi sampai sore bahkan ada yang sampai malam. Hal ini saya alami dan lihat dari guru saya saat saya menjabat kepala sekolah di Kota Pekalongan.” kata David di depan para guru-guru yang hadir.

David juga mengatakan, hal terpenting dalam membenahi mental dan karakter masyarakat agar dapat tercipta Indonesia yang sejahtera, pertama kali yang dibangun dan dibenahi adalah pendidikan. Bagaimana ekonomi akan maju jika pelaku ekonomi tidak ditunjang dengan pendidikan yang memadai, bagaimana ada toleransi jika masyarakat tidak pernah mengenyam bangku sekolah dengan tuntas. Oleh karena itu akar kemajuan bangsa bertumpu pada pendidikan.

Lebih lanjut David mengatakan bahwa sebenarnya guru yang paling sulit dan paling harus dihargai adalah guru TK. Langsung disambut dengan tepuk tangan para hadirin yang semuanya adalah guru TK. Jangan merasa sudah hebat jadi Profesor, anda tidak akan jadi profesor kalau anda tdk dididik oleh guru TK dan SD kata David. Langsung disahut “BETUUULLL” oleh guru guru.

David menambahkan agar guru tetap melakukan pengabdian dengan baik, didik anak anak TK dan SD dengan kasih sayang jangan mengluarkan kata kata yang tidak baik saat marah ke anak didik sebagai contoh kata kata nakal!goblok! dll, karena itu nanti akan memengaruhi mental dan karakter anak. Tidak ada anak bodoh yang ada adalah anak yang kurang diberi kesempatan baik untuk menerima pendidikan dengan baik. Semua guru yang hadir sepakat untuk hal ini.

David juga berjanji akan ikut memperjuangkan nasib guru guru terutama yang honorer agar mereka lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah.

Dipenutupan david berpesan kepada ke dua caleg dapil 1 pemalang yaitu Heru Supeno dan Dewi Aji Pawang agar nanti saat menjadi anggota dewan jangan melupakan guru, begitu juga kepada Nani Wijayawti yang mantan guru harus lebih bisa memperhatikan para guru, memperjuangkan nasib para guru. (RedG)

Tinggalkan Komentar