oleh

Kampus Merdeka, Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Jajaki Kerjasama UNS

Solo – Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan kerangka untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

Menindaklanjuti program tersebut, Prodi DKV FSRD Universitas Sebelas Maret, Surakarta mengajak kerjasama dengan Prodi DKV FSRD ISI Surakarta.

Kegiatan awal  berupa kunjungan Ketua Prodi DKV FSRD UNS, yaitu  Dr. Andreas Slamet Widodo, S.Sn., M.Hum bersama Lalita Gilang, S.Sn., M.Ds ke kampus FSRD ISI Surakarta di Mojosongo pada Rabu, 27 Januari 2021 bertepatan di Ruang Rapat lt. 2 Gd. V yang diterima oleh Asmoro Nurhadi Panindias, S,Sn., M.Sn beserta beberapa dosen dan didampingi oleh Much. Sofwan Zarkasi, S.Sn., M.Sn. selaku Wakil Dekan Bidang I FSRD ISI Surakarta.

Program kerjasama antar dua prodi yang masih satu bidang keilmuan ini, merespon sesuai Permendikbud No 3 Tahun 2020 memberikan hak kepada mahasiswa untuk 3 semester belajar di luar program studinya. Melalui program ini, terbuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan passion dan cita-citanya. Kita meyakini, pembelajaran dapat terjadi dimanapun, semesta belajar tak berbatas, tidak hanya di ruang kelas, perpustakaan.dan laboratorium, tetapi juga di desa, industri, tempat-tempat kerja, tempat-tempat pengabdian, pusat riset, maupun di masyarakat.

Melalui interaksi yang erat antara perguruan tinggi dengan dunia kerja, dengan dunia nyata, maka perguruan tinggi akan hadir sebagai mata air bagi kemajuan dan pembangunan bangsa, turut mewarnai budaya dan peradaban bangsa secara langsung.

Sesuai penjelasan dari Dr. Andreas Slamet Widodo, S.Sn., M.Hum (Kaprodi DKV FSRD UNS) bahwa kunjungan awal ini nantinya akan merumuskan target dari kerjasama ini berupa pertukaran mahasiswa dalam kurikulum merdeka belajar.

Rencana selanjutnya, merancang sistem rekognisi bersama terkait pertukaran mahasiswa, sistem terkait penyamaan beban sks, keunikan atau spesifik mata kuliah tertentu, penilaian, dan teknis perkuliahan lainnya.

Sedangkan menurut Asmoro Nurhadi Panindias, S,Sn., M.Sn selaku Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta menjelaskan bahwa rintisan kerjasama ini sangat bermanfaat bagi pengembangan antar kedua prodi serta kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan tujuan program kampus merdeka. (RedG/Aris Y)

Komentar

Tinggalkan Komentar