oleh

Mahasiswa KKN Kelompok 143 UNS, Manfaatkan Lahan Kosong Dikala Pandemi 

Boyolali – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UNS kelompok 143 memanfaatkan lahan kosong di belakang balai Desa Ketoyan untuk tanaman obat.

Mahasiswa KKN UNS kelompok 143 terdiri dari Fika Aulia Ahsan (Akuntansi), Naimina Restu An Nabil (Pendidikan Kimia), Vina Minatul Khusna (Pendidikan Khusus/Luar Biasa), Candra Prawita Sari (Pendidikan Teknik Bangunan), Guntur Sugiyanto (Pendidikan Kepelatihan Olahraga), Fainka Laksitandriya (Seni Rupa Murni), Nadia Salsabilla Burhan (Pendidikan Ekonomi PTN), Kurnia Safitri (Akuntansi), Vera Risqi (Pendidikan Guru PAUD), dan Laraswati Septyaningrum (Arsitektur), selain  memanfaatkan lahan tak berfungsi, kegiatan penanaman tanaman obat ini bertujuan untuk dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di tengah pandemi.

“Seperti kita tahu bahwa selama pandemi dengan adanya kebijakan pemerintah untuk dirumah saja membuat masyarakat menjadi kurang bahkan tidak produktif. Hal inilah yang membangun keinginan mahasiswa untuk dapat meningkatkan produktivitas masyarakat salah satunya dengan menanam tanaman obat keluarga. Selain itu kegiatan menaman tanaman obat keluarga ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai tanaman obat dan berbagai manfaatnya sehingga tanaman obat dapat dijadikan salah satu alternatif utama masyarakat dalam permasalahan kesehatan yang di alami.” kata Fika, Selasa (7/9).

Kegiatan ini diikuti oleh warga masyarakat desa Ketoyan yang bertempat di halaman belakang kantor balaidesa Desa Ketoyan. Kegiatan diawali dengan mempersiapkan lahan kosong menjadi lahan yang siap tanam dengan mencangkul dan menyiram secara berkala selama kurang lebih 2 minggu. Penyediaan berbagai bibit tanaman obat seperti, kunyit, jahe merah, jahe kuning, temulawak, kumis kucing, lidah buaya, kunci, gingseng serta berbagai tanaman sayur-sayuran seperti tomat, terong, cabai, pepaya, dan daun bawang juga tidak luput dari perhatian supaya siap tanam pada hari yang telah ditentukan.

Baca Juga  Mahasiswa STIT Pemalang KKN di Kecamatan Warungpring

Setelah semua siap, masyarakat dibantu mahasiswa UNS menanam berbagai bibit tanaman obat di lahan yang telah disiapkan dan menanam bibit sayuran kedalam polybag yang telah di isi media tanam. Selanjutnya tanaman obat tersebut diberi label nama dan manfaat yang terkandung didalamnya agar dapat mengedukasi masyarakat dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Kegiatan dilanjutkan dengan memberi jaring pada seluruh sisi lahan berfungsi sebagai pagar yang dikuatkan dengan kayu yang bertujuan menghindari masuknya hewan ternak seperti ayam dan itik. Selain itu fungsi lain dari jaring ini juga memberikan unsur keindahan dan kerapian pada taman tanaman obat keluarga.

“Alhamdulillah lahan kosong belakang balaidesa dapat dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa KKN UNS yang nantinya dapat berguna bagi masyarakat desa Ketoyan, dan jika tanaman sudah tumbuh akan terlihat lebih bagus lagi” Ujar Wakidatun selaku lurah desa Ketoyan. (RedG)

  • Penulis : Nadia Salsabilla Burhan
  • Editor : Vera Risqi

Komentar

Tinggalkan Komentar