Banjarnegara – Jenggawur Artnival (Jeart) untuk untuk kali pertama akan diselenggarakan di Banjarnegara Provinsi jawa Tengah pada 26, 30, 31 agustus hingga 01 September 2018.

Pergelaran yang mengusung tema “memikul tradisi menanam budaya” ini akan dilaksanakan di suatu tempat di mana belum banyak orang mengetahuinya, yaitu Desa Jenggawur. Mengangakat kolaborasi Karya Tani, Seni dan Budaya bertabur kegiatan rembug sejarah desa, Kirab Tani, pameran potret Desa se Banjarnegara, Produk BUMDes , Seni Tradisi dan tentunya Musik Keroncong sebagai penutup acara ini.

Di area persawahan, Anda akan menemukan rahasia indahnya kehidupan yang tersirat di Desa jenggawur, menyatu dengan kehidupan kampung, harmoni alam dan keindahan melodi musik, seni budaya.

Jeart yang diselenggarakan oleh Karang taruna ini juga telah mendapat dukungan dari berbagai lapisan komunitas di banjarnegara.

“Sebuah keinginan besar untuk melestarikan budaya (nusantara) sekaligus mengajak generasi muda untuk turut aktif memajukan Desa, JEART ini juga turut melestarikan serta mengangkat keunikan kawasan dan lingkungan yang berada di Desa jenggawur, Kabupaten Banjarnegara,” kata Aan Luki Saputra, seorang pegiat desa sekaligus menjadi ketua karang taruna desa jenggawur.

“Gencarnya budaya dari luar yang masuk ke Indonesia bersaing dengan budaya lokal. Ungkapan ‘tak kenal maka tak sayang’ sangatlah cocok bagi kita untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda. Untuk itu melalui acara ini, kami mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih mencintai dan menghargai budaya serta berperan aktif dalam partisipasi pembangunan desa, ketua Karang Taruna Desa Jenggawur.(RedG kontributor Alwin Kamal)

Tinggalkan Komentar