oleh

Evaluasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap 2018

Wonogiri- Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan Pelaksanaan Evaluasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap 2018 dan Rencana Pendaftaran Tanah Siatematis Lengkap 2019 Menuju Wonogiri Lengkap Serta Sosialisasi Kegiatan Pemetaan Partisipatif di Kabupaten Wonogiri, Rabu(12/12).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Dandim 0728/Wonogiri Lekol Inf M. Heri Amrullah, Wakil Bupati Edi Santosa, Asisten II Setda Bambang Haryadi, Kepala Kantor Petanahan Wonogiri Riyo Sukardiyanto, Kepala Infrastruktur Wonogiri Prihanto SP, Tim Kanwil BPN Propinsi Jawa Tengah Masur Fahmi, para Danramil Kodim 0728/Wonogiri, camat, kepala desa dan lurah se-Kabupaten Wonogiri.

Sambutan Kepala Infrastruktur Wonogiri Prihanto mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pendaftaran tanah sistematis lengkap 2018 dan rencana pendaftaran tanah siatematis lengkap 2019 menuju Wonogiri lengkap.

Dia menambahkan pihaknya melaksanakan sosialisasi melalui satu peta yang sudah di rencanakan.Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu Rabu dan Kamis tanggal 12-13 Desember 2018. Jumlah peserta yang hadir pada kesempatan kali ini sejumlah 450 peserta.

“Mohon berkenan nanti bapak wakil bupati memberikan arahan sekaligus membuka rapat koordinasi ini. Nara sumber yang akan memberikan materi nanti dari badan wilayah pertanahan Jateng dan Wonogiri dilanjutkan diskusi guna menentukan wilayah sesuai dengan pemetaan,” jelasnya.

Sambutan Kepala Kantor Petanahan Kabupaten Wonogiri Riyo Sukardiyanto mengatakan acara tersebut dalam rangka percepatan parsial berbasis sistematis lengkap bahwa kementrian BPN telah meluncurkan pendataan sistem berbasis lengkap.

“Pada hari ini akan di sampaikan sosialisasi metode pemetaan partisipatif dalam rangka melaksanakan pemetaan. Dan nanti kita juga melibatkan dari pihak Kodim 0728/Wonogiri dalam hal ini para Danramil. Persepsi ini kita samakan dulu untuk menuju visi dan misi yang bertujuan untuk mewujudkan satu peta yang efektif. Tentunya nanti kita butuhkan steakholder dari berbagai pihak. BPN tidak mukin bisa berjakan sendiri untuk itu nanti ada kerjasama baik dari camat, babinsa, kepala desa dan lurah,” ujarnya.

Baca Juga  778 KPM Kecamatan Pracimantoro Menerima BST pada Hari Pertama

“Harapan kita semua tentunya perwujudan dara parsial yang berkualutas terwujudnya satu data yang nyata. Ini tentunya perlu koordinasi untuk yang matang serta lengkap,” tutupnya. (RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed