Pekalongan – Memasuki musim penghujan dengan curah hujan yang relatif tinggi menyebabkan genangan dan berpotensi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah. Atas permintaan warga masyarakat, Perindo Kabupaten Pekalongan melaksanakan fogging di desa Karanganyar

RT 01 – 03 RW 04, kecamatan Tirto
Kabupaten Pekalongan, Sabtu (2/2/2019).

Fogging yang pertama kali diadakan di desa Karanganyar kecamatan Tirto ini di sambut oleh masyarakat dengan antusias, sebelum team fogging hadir masyarakat sudah menunggu di depan rumah masing masing.

Fogging yang difasilitasi oleh kader Perindo Kabupaten Pekalongan bersama caleg DPR RI Dapil Jateng X David Santosa dilaksanakan atas permintaan warga yang kuatir atas serangan DBD karena kondisi curah hujan yang tinggi tetapi di sekitar rumah warga banyak bertumpuk sampah baik sampah Rumah tangga maupun sampah yang berupa daun daunan dari pohon yang ditebang dan dibiarkan begitu saja sehingga suasana lembab sangat terasa di desa ini.

Team yang terdiri dari caleg Perindo diikuti juga oleh kader Partai Perindo dan ketua Rescue Perindo Supriyanto bergerak cekatan, rumah rumah warga yang telah terbuja segera di asapi oleh kader Partai Perindo termasuk David Santosa meskipun sebagai caleg DPR RI David tetap tidak berubah dalam setiap kesempatan melakukan baksos fogging selalu yang pertama memegang mesin fogging.

Fatimah salah satu kader Perindo Kabupaten Pekalongan menjawab pertayaan awak Media mengenai tujuan diadakannya fogging, untuk memberi pelayanan sosial dengan memberikan rasa kenyamanan dan keamanan pada masyarakat bahwa wilayah desa Karanganyar bisa bebas dari DB.

Senada dengan Fatimah, David Santosa mengatakan fogging menunjukkan bahwa kader Perindo bekerja nyata dan memberikan bukti yang jelas akan berjuang demi rakyat bukan hanya sekedar memberi janji. David berharap dengan kehadiran Perindo di desa Karanganyar ini bisa memberikan kontribusi yang jelas untuk menciptakan masyarakat sejahtera dimulai dari kepedulian kader dan calegnya akan kesehatan masyarakat.

Nurrofiq warga masyarakat berterima kasih akan kegiatan fogging yang diadakan oleh Perindo dirinya berharap Perindo terus meningkatkan pelayanan kemasyarakat dan berharap Perindo melalui caleg caleg yang ada nantinya mampu mendudukan sebagai anggota dewan sehingga kerja nyata akan semakin nyata lagi dengan kiprah anggota Dewan Partai Perindo yang peduli akan rakyat.

Dalam perjalanan melaksanakan fogging David sempat menegur seorang warga karena di belakang rumahnya bertumpuk banyak kayu kayu bekas, sampah dan ranting ranting basah dan lembab yang saat di asapi mengeluarkan banyak nyamuk dan serangga kecil yang beterbangan, hal itu sangat membahayakan pemilik rumah dan keluarga tentunya.

Fogging berjalan lancar dan sekitar 200 rumah dan kebun selesai dalam waktu 4 jam dikarenakan kerjasama yang baik antara kader dan masyarakat pemilik rumah, termasuk 1 Madrasah ikut di fogging oleh kader demi mengamankan anak anak didik yang pada pagi hari digunakan PAUD dan sorenya digunakan untuk TPQ. (RedG)

Tinggalkan Komentar