Pemalang – Pakar  Pecinta Alam (PPA) bekerja sama Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pemalang gelar aksi penanaman pohon dan bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang,
Minggu (23/2/2018).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pakar Pecinta Alam dan Perhutani Pemalang terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan
wisata Pantai Widuri.  Dalam aksi ini, PAKAR  Pecinta Alam (PPA) bekerja sama Perum Perhutani KesatuanPengelolaan Hutan (KPH) Pemalang bersama 5 mahasiswa magang dari Universitas Jambi melakukan kegiatan ini diawali dari pengarahan oleh pembina Pakar  Pecinta Alam (PPA), Romadhonna, S.Pd. Aksi atau kegiatan ini adalah yang pertama yang dilakukan PAKAR Pecinta Alam (PPA) bekerja sama Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pemalang dan insyaALLAH akan terus dilaksanakan secara rutin, aksi ini mungkin hanya memberikan sedikit sumbangsih bagi kebersihan dan kelestarian alam di kawasan pantai widuri, tetapi kami sangat berharap dengan dilakukan aksi ini para pengunjung kawasan pantai widuri melihat dan tumbuh kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan alam,” kata Pembina PAKAR Pecinta Alam (PPA), Romadhona, S.Pd.“Kegiatan bersama ini digelar sebagai aksi bersama untuk menggugah suatu
gerakan kebersihan di lingkungan masyarakat utamanya di kawasan pantai. Serta sebagai bentuk pembelajaran bagi setiap peserta yang terlibat. Sehingga tercipta gerakan pengurangan sampah dan membuang sampah pada tempatnya. Kita lihat di pantai masih banyak sampah berserakan,” tambah Pak Rahman sebagai perwakilan dari Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan
(KPH) Pemalang.

Dijelaskan pula oleh beliau, kegiatan ini juga untuk mendukung pariwisata
sekaligus mendukung program Sayangi Bumi Bersihkan Bumi Dari Sampah yang
dicanangkan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Untuk pengelolaan sampah, jumlah petugas kebersihan dari pengelola Pantai Widuri sudah ada.aNamun yang jelas kedepan pengelolaan sampah di pantai ini harus lebih baik. Begitupun perilaku masyarakat sekitar pantai harus lebih sadar menempatkan sampah pada tempatnya. Pada prinsipnya berapapun jumlah petugas kebersihan
tidak akan mencukupi apabila perilaku pengunjung belum tertib dalam
membuang sampah,” tegas pak Rahman.

Aksi-aksi dan sosialisasi terus kita lakukan sebagai percontohan. Seperti
bila kita jumpai sampah yang tercecer kita bisa memungut sampah dan
kemudian kita tempatkan pada tempat sampah yang tersedia. Ini suatu
karakter yang harus kita bentuk saat ini, karakter yang keren dan kekinian,
di jaman now.

Setelah pengarahan dan pembinaan dari perwakilan masing-masing, aksi mulai
dilaksanakan dengan menyusur pantai widuri oleh anggota PAKAR Pecinta Alam (PPA) dan tim dari Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pemalang. Dengan berbekal kantung plastic, karung plastic dan sapu lidi.

Peserta aksi antusias dan bersemangat memungut sampah dan menyapu sampah dari berbagai jenis sampah. Rata-rata sampah yang berhasil terpungut dan terkumpul adalah sampah plastik baik dari bungkus makan pengunjung pantai ataupun sampah yang dibuang dilaut yang terbawa ombak kepantai. Terpantau ada beberapa pengunjung pantai yang ikut serta melakukan aksi bersih-bersih
pantai ini. Itu artinya tujuan aksi ini sedikit tercapai dan semoga bisa
lebih banyak yang ikut tersadarkan.

Aksi bersih-bersih pantai berlangsung lebih kurang 45 menit. Kemudian aksi
dilanjut dengan menanam 100 bibit pohon cemara pantai yang didapatkan dari pusat pembenihan cemara desa Nyamplungsari, Petarukan dan bibit pohon lainnya. Pada kegiatan penanaman ini, Pak Rahman, selaku dari pihak Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pemalang yang telah sangat paham proses menanam bibit tanaman, memberikan sedikit edukasi penanam bibit
pohon cemara yang benar sehingga dapat tumbuh cepat dan maksimal. Edukasi diberikan kepada setiap peserta yang terlibat disertai praktik langsung
dari beliau dan peserta aksi.

Bila telah tumbuh besar pohon cemara, ini mampu menyejukkan lingkungan,
mencegah abrasi dan menghasilkan oksigen untuk kelangsungan hidup banyak makhluk di bumi ini. Sementara untuk penghijauan kawasan wisata
berkelanjutan dan harapannya juga dapat dilaksanakan oleh pihak lain
diberbagai kawasan pantai atau daratan lainnya di Kabupaten Pemalang..

“Lewat aksi ini, PAKAR Pecinta Alam (PPA) ingin memupuk karakter masyarakat khususnya anggota PPA sendiri untuk menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya adalah perilaku membuang dan mengelola sampah secara benar. Serta
dengan aksi PPA dapat memberikan kontribusi nyata bagi dalam hal
penghijauan dan kelestarian alam pantai widuri Pemalang,” tutur Ketua PAKAR
Pecinta Alam (PPA), Andrew Reinaldi.

“Wisatawan akan semakin nyaman menikmati indahnya pantai dan kuliner di
Pantai Widuri apabila kawasan pantai ini bersih dan lebih teduh lagi. Oleh
karena itu pantai aksi ini akan terus kami laksnakan dan sosialisasikan.
Kami mempunyai rencana untuk mengajak diskusi paguyuban penjual kuliner dikawasan pantai widuri untuk ikut serta secara langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai, baik dengan memasang papan anjuran membuang sampah pada tempatnya ataupun dengan menegur secara langsung kepada masyarakat yang kurang taat menjaga kebersihan lingkungan,” tuntasnya.

Tinggalkan Komentar