Pemalang – Ratusan warga dari desa terdampak tol (Sitemu, Jrakah, Gondang, Pener, Sokawangi dan desa Kejambon kecamatan Taman yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Taman Timur dan perwakilan masyarakat desa Ujunggede dan Losari kecamatan Ampelgading. berunjuk rasa di depan kantor PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) Pekalongan, Rabu (26/09).

 

Menggunakan 10 truk, 2 mobil pick up, 1 mobil pribadi dan 30 sepeda motor, warga melakukan perjalanan menuju kantor PT SMJ dimulai dari titik kumpul di desa Kejambon melalui pintul exit tol gandulan melwati jalan tol.

sampai di kantor PT SMJ,mayarakat menyampaikan orasi menuntut perbaikan ruas-ruas jalan yang rusak parah akibat dampak proyek pembangunan jalan tol.

“Segera perbaiki jalan sesuai kesepakatan. Selain berdebu, kondisi jalan berlubang. Padahal jalan itu jadi urat nadi perekonomian bagi kami para warga,” kata Karmudi, korlap aksi.

Ditambahkan oleh Karmudi, jika hari ini (Rabu, 26/09) tidak ada jawaban dari pihak SMJ, warga sepakat akan tidur dilokasi unjuk rasa.

Dalam aksinya warga juga membawa beberapa poster dan kain putih yang berisi tanda tangan dukungan warga.

Warga akhirnya diterima oleh PT SMJ untuk melakukan audiensi dan mediasi. 5 perwakilan warga diterima pihak PT SMJ disaksikan pihak PBTR dan dinas PU kabupaten Pemalang. (RedG Hape)

Tinggalkan Komentar