oleh

Satgas Pangan Provinsi Jambi Sidak ke Pasar Modern Angso Duo

Jambi – Jelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 H, Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Modern Angso Duo, Kamis (1/4/2021).

Ketua Satgas Pangan Provinsi Jambi Sudirman menilai, untuk harga bahan pokok masih tergolong normal, namun ada satu yang menjadi fokus pada sidak tersebut dan perlu diantisipasi.

“Hanya satu yang menjadi fokus pada sidak Satgas Pangan Provinsi Jambi, yakni mengenai harga daging segar. Memang dari lima hari lalu, harga daging segar diposisi harga Rp130 ribu per kilogramnya,” kata Sudirman.

Dirinya menjelaskan, memasuki bulan suci ramadhan biasanya harga daging segar melonjak hingga Rp150 ribu per kilogramnya.

“Namun menjadi kewaspadaan kami, yakni mengenai stok daging segar, karena kemungkinan stok daging segar akan berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, kenaikan harga tersebut dikarenakan ada upaya dari peternak sapi yang mengerem distribusi daging segar dari peternak ke Pasar.

“Temuan hari ini akan kami laporkan kepada Ibu gubernur supaya ada tindak lanjut kedepan,” katanya.

Satgas Pangan sedang sidak ke pasar-pasar mencek harga pangan menjelah bulan suci Ramadan (Foto: Istimewa)

Sapi untuk pasokan ke Provinsi Jambi disuplai dari provinsi tetangga yakni Provinsi Lampung, Sudirman beralasan, karena harga sapi di Jambi lebih tinggi dibandingkan dengan harga sapi dari Lampung.

“Mungkin kami akan koordinasikan dengan kabupaten, dinas peternakan agar lebih cepat disikapi. Apabila stok dari Lampung kurang mungkin suplai dari kabupaten juga sangat penting, untuk bisa menjadi penyeimbang agar harganya tidak terlalu tinggi,” jelasnya

Sementara untuk daging beku, stok tidak ada masalah. Namun permasalahannya, saat ini masyarakat sangat menyukai daging segar dibandingkan daging beku.

Sedangkan anggota Satgas Pangan Jambi perwakilan Polda Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja mengatakan, tetap mendukung kegiatan satgas untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di pasar jelang puasa dan lebaran.

Baca Juga  Barang Bukti 258 Kg Sabu Dimusnahkan di Polres Metro Depok

“Kami dari Kepolisian juga akan menjalankan peran sebagai penegak hukum jika ada para agen atau peganag yang ‘nakal’ akan kami peringatkan lebih dahulu demi ketersediaan, kelancaran, kestabilan bahan pangan di pasaran. Namun bila masih tetap tidak peduli maka penegakkan hukum sebagai upaya terakhir,” tutupnya. (RedG/Syah)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed