oleh

Mulai Dari Lansia Sampai Jurnalis Antusias Ikut Vaksinasi Tahap Dua

Surabaya – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19  tahap dua di Kota Surabaya, Jawa Timur yang menyasar petugas pelayanan publik, lansia, dan jurnalis yang dimulai sejak Selasa (23/2/2021) sampai hari ini terpantau berjalan lancar.

Ketika jurnalis g-news memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua di RSUD dr Soewandhie, Kamis (25/2/2021) memang terlihat antrian masyarakat yang disasar tersebut, namun secara umum berjalan sesuai standar protokol kesehatan.

Bahkan lansia yang ikut vaksinasi juga terlihat antusias dan tetap patuh ada protokol kesehatan.

Sundari (71) warga Donokerto Kelurahan Kapasan Surabaya yang ikut mendapatkan vaksin menuturkan jika ia tidak memiliki persiapan khusus ketika akan divaksin. Hanya saja pemeriksaan kesehatan untuk mereka lebih ketat.

“Saya ditanya kuat jalan, ditensi juga normal. Tidak ada jantung dan ginjal juga, “tuturnya saat ditemui usai mendapatkan vaksin, Kamis (25/2/2021).

Sundari pun merasa lega sudah mendapatkan vaksin dan terlihat duduk di kursi sambil menunggu selama 30 menit sesuai anjuran tenaga medis usai divaksin.

“Saya sudah 30 menit duduk, ini mau pulang, nda ada reaksi habis vaksin, “tambahnya.

Sementara itu Senipah (68) yang datang bersama Sundari pun mengungkapkan rasa syukurnya berhasil mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Nggak usah takut divaksin, “pesannya kepada masyarakat.

Tidak hanya lansia, hari ini ratusan jurnalis di Kota Surabaya juga ikut program vaksinasi Covid-19.

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya Suryanto, mengatakan vaksinasi ini memang dibutuhkan para jurnalis.

“Profesi wartawan mengharuskan kami selalu ada di lapangan, bertemu dengan banyak orang, sehingga kondisi itu memungkinkan rentannya kondisi imun tubuh, “jelasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita, menjelaskan bahwa untuk tahap dua dosis satu ini, Pemkot Surabaya mendapatkan 12.480 vial vaksin Covid-19. Dosisnya bisa digunakan untuk 10 orang, sehingga 12.480 vial itu bisa digunakan untuk 124.800 sasaran.

Baca Juga  Jalani Vaksinasi, Nakes Surabaya Tak Rasakan Efek Samping

“Jadi, ukuran vialnya berbeda dengan yang kemarinnya, yang sekarang lebih besar. Vaksin yang gelombang satu kemarinnya, 1 vial dosisnya untuk 1 orang saja, tapi yang ini 1 vial dosisnya bisa digunakan untuk 10 orang. Insyallah aman dan steril karena nanti jarum suntiknya ganti yang baru setiap orang,” tegas Feny –sapaan Febria Rachmanita.

Menurut Feny, karena kiriman vaksin yang diterima pemkot sebanyak 12.480 vial untuk 124.800 sasaran, maka tidak semua lansia dan pelayanan publik akan langsung mendapatkan vaksinasi ini, sehingga dia memastikan akan bertahap. Apalagi berdasarkan data yang dimilikinya, di Surabaya itu ada sebanyak 253.751 lansia, sehingga tidak bisa langsung semua mendapatkannya.

“Warga lansia bertahap, begitu juga yang pelayan publik. Yang penting masyarakat harus tenang dan yakinlah bahwa semuanya akan mendapatkan vaksin,” kata dia.

Ia juga menjelaskan, pihaknya akan sesegera mungkin untuk menghabiskan 12.480 vial vaksin yang sudah ada ini. Dengan cara itu, maka pemkot bisa mengajukan kembali untuk mendapatkan vaksin tambahan.

“Apalagi kan ini untuk penyuntikan kedua atau dosis dua, akan dilakukan 2 minggu lagi khusus pelayan publik yang bukan lansia, sedangkan pelayan publik yang lansia dan warga yang lansia akan dilakukan penyuntikan kedua setelah 28 hari,” tegasnya. (RedG/bee)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed