oleh

Lautan Merah Putih di Gowes Kebangsaan Pemalang

Pemalang – Hampir 10.000 an pesepeda dari berbagai komunitas yang ada di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya baik komunitas sepeda gunung sampai sepeda tua mengikuti Gowes Kebangsaan yang digagas oleh Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) cabang Pemalang dan Lindu Aji Kabupaten Pemalang, di lapangan Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Gowes Kebangsaan yang menempuh 8 km dengan rute jalan desa di seputar Kecamatan Petarukan Pemalang ini merupakan salah satu upaya masyarakat Pemalang untuk memperingati bulan Bung Karno.

Hal unik dalam Gowes Kebangsaan, setiap peserta membawa bendera merah putih, yang dipasang di sepeda. Panitia sudah menyediakan bambu sepanjang 2 meter bila peserta tidak menyiapkannya. Kain merah putih sepanjang 110 meter juga dibentangkan di sisi barat lapangan sepak bola desa Petanjungan. Terlihat lautan merah putih dalam Gowes Kebangsaan ini.

Ketua Pelaksana Ir Sudarsono mengungkapkan Gowes kebangsaan ini bertujuan untuk menggugah semangat Nasionalisme kebangsaan kepada masyarakat agar tumbuh jiwa patriot sebagai mana sang Proklamator bapak Bung Karno.

Setelah selesai Gowes, peserta disuguhi hiburan musik dan pembagian doorprize dengan hadiah utama sebuah sepeda motor. Sebelumnya ada orasi kebangsaan yang dilakukan oleh Dr. Junaedi, mantan Bupati Pemalang dua periode, Dandim 0711 Pemalang yang diwakili oleh Kasdim Mayor Cpm Edi Nuryanto, Ketua Umum Lindu Aji Ikhwan Ubaidillah. Serta ditengah acara pembagian doorprize juga ada sambutan dari Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.

Ditemuai usai kegiatan, Ketua pelaksana mengungkap rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini yang diluar ekspektasi semula

“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar tertib cukup meriah, ini semua terselenggara berkat dukungan dari semua pihak. Kami panitia sangat berterimakasih atas kerja sama dan dukungannya.” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Klarifikasi Isu Warga Pemalang Positif Covid-19

Kami sebagai panitia mohon maaf kepada semua pihak terutama kepada seluruh peserta apabila dalam penyelenggaraan kali ini banyak terdapat kekurangan.

“Kedepan kita mudah mudahan bisa mengemas penyelenggaraan yang lebih baik lagi,” terang Ir Sudarsono (RedG)

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar