Pemalang – 71 tahun sudah Himpunan Mahasiswa Islam berkiprah dalam mewarnai perjuangan dan pembangunan bangsa Indonesia. Dihari yang menggembirakan ini,

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Pemalang mengadakan malam puncak Dies Natalies HMI ke 71 yang diselanggarakan di gedung Sasana Bhakti Praja Pemalang, Sabtu (10/2/2018).

Mengambil tema “Aktualisasi Idealisme HMI dalam menjawab problematika umat dan bangsa” diikuti hampir semua anggota HMI Komisariat Pemalang.

Agam Kurniawan, Ketua Umum HMI komisariat Pemalang menekankan agar kader HMI khususnya komisariat Pemalang mampu berperan di masyarakat serta mampu mengaktualisasikan diri dengan keilmuan yang dimiliki.

“Kita sebagai kader HMI harus memiliki andil besar di masyarakat, membantu problematika umat dan bangsa Khususnya di kabupaten Pemalang. HMI harus aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, selain meningkatkan kapasitas keintelektualitasnya mahasiswa juga harus tahu isue-isue yang berada di masyarakat menanggapinya dengan kritis, mahasiswa harus betul-betul menjadi kontrol di masyarakat terutama kader HMI.” kata Agam, mahasiswa STIT Pemalang.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Stadium General oleh Dandim 0711/Pemalang yang diwakili oleh Kapten Inf. Sarmin, dengan pembicara panel Dra. Amiroh. M. Ag. dari Kementrian Agama Pemalang.

“Kita harus saling bahu-membahu bersama masyarakat
Terjun dan memberikan peran yang nyata bagi mereka. Karena kekuatan sesungguhnya adalah pada rakyat. Akan tetapi kedekatan itu harus dibarengi dengan pemahaman ideologi pancasila, semangat yang dibawa harus berdasarkan pancasila, karena pancasila merupakan ideologi negara, bisa terpecah belah bangsa ini apabila pancasila ada yang berani utak-utik”. Ujar Kapten Inf. Sarmin di sampaikan dengan semangat membara.

Setelah itu dipanel langsung oleh pemateri selanjutnya yaitu Dra. Hj. Amiroh. M. Ag.

Senada dengan Kapten sarmin, dia juga menceritakan peran HMI dalam menciptakan karakter mahasiswa Islam Di Indonesia untuk membangun diri serta masyarakat disekitarnya.

“Saya merasa bangga sebagai kader HMI, karena di HMI saya di tempa, membaca, diskusi, dan belajar di sini. Soal keumatan dan keindonesiaan HMI paling tegas dan lugas karena memahami secara mendalam dan sesui dengan awal mula didirikannya HMI itu sendiri.” ungkap Amiroh yang juga ketua Yayasan di STIT Pemalang. (admin)

Tinggalkan Komentar