Penandatanganan Sistem Manajemen Anti Penyiapan (SMAP) ISO 37001:2016 oleh Bright PLN Batam. Penandatangan ini bentuk komitmen agar bersih dari budaya KKN f ist

Batam – bright PLN Batam berkomitmen menciptakan buaya bersih terbebas dari praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Sistem Manajemen Anti Penyiapan (SMAP) ISO 37001:2016 di kantor bright PLN Batam, kemarin.

Direktur Utama bright PLN Batam, Budi Pangestu menjelaskan bahwa saat ini baik PLN Batam, maupun PLN seluruh Indonesia sedang melakukan transformasi untuk mencapai visi menjadi perusahaan pelayanan kelistrikan nomor satu di Asia Tenggara.

“Untuk mewujudkan Transformasi PLN, bright PLN Batam mengusung empat pilar dalam menyongsong industri 4.0, yakni green, lean, innovative, dan customer focused guna mendorong bisnis yang berkelanjutan. Selain itu PLN Batam juga telah menerapkan tata nilai yang baru, yaitu tata nilai AKHLAK, merupakan kepanjangan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, sebagai standar nilai perilaku yang menjadi pedoman dalam berbudaya kerja,” kata Budi.

Kata dia, transformasi PLN melalui empat pilar dan tata nilai AKHLAK tersebut sudah sejalan dengan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berdasarkan dengan ISO 37001:2016 yang diterapkan bright PLN Batam. Disampaikan juga oleh Budi bahwa hal ini merupakan bentuk komitmen PLN Batam dalam menjalankan penyelenggaraan operasional yang bersih dan bebas dari penyuapan dengan menerapkan SMAP serta selalu melaksanakan Integrity Due Diligence dalam membangun integritas dan gerakan anti korupsi dalam seluruh proses bisnis ketenagalistrikan.

“Melalui pertemuan kita ini, kami meminta kepada mitra untuk menaati Prinsip 4 NO’s yang berlaku dilingkungan bright PLN Batam berupa No Bribery (tidak boleh ada suap menyuap dan pemerasan), No Kickback (tidak boleh ada komisi, tanda terima kasih baik dalam bentuk uang dan dalam bentuk lainnya), No Gift (tidak boleh ada hadiah atau gratifikasi yang bertentangan dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku), dan No Luxurious Hospitality (tidak boleh ada penyambutan dan jamuan yang berlebihan). Kami harapkan kepada seluruh mitra kerja PLN Batam dapat menjaga komitmen ini dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPP Asosiasi Kontraktor Listrik & Mekanikal Indonesia (AKLI) Provinsi Kepri, Rivarizal, menyambut baik silaturamhi dan komitmen bright PLN Batam untuk menjalankan proses bisnis yang berintegritas.

“Mari kita bersama-sama saling berkordinasi, saling mengingatkan dan menjaga aturan ini. Seperti yang kita ketahui Negera kita sangat anti dengan korupsi dan sejenisnya maka dari itu mudah-mudahan kita semua dapat menjaga amanah ini dengan baik. Saya juga sebagai ketua selalau membagikan aturan-aturan terbaru sehingga kita tetap berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan curang,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mustafa sebagai Ketua Perkumpulan Kontraktor Konstruksi Umum dan Ketenagalistrikan Indonesia (PAKKLINDO) Provinsi Kepri.

“Saya harap penandatanganan ini bukan hanya bersifat seremonial saja, tapi benar–benar kita aplikasikan dan dimaknai sebagai komitmen yang kita sepakati bersama,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan bersama Komitmen Integritas Mitra PT PLN Batam oleh Jajaran Direksi, Corporate Secretary, General Manger bright PLN Batam dan mitra PLN Batam yang hadir. Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.

Ada tiga mitra utama bright PLN Batam turut hadir dalam kegiatan tersebut. Diantaranya Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Provinsi Kepri, Perkumpulan Kontraktor Konstruksi Umum dan Ketenagalistrikan Indonesia (PAKKLINDO) Provinsi Kepri serta Asosiasi Kontraktor Ketenagalistrikan Indonesia (AKKLINDO) Provinsi Kepri.(regG/Bayu).

 

Tinggalkan Komentar