Solo-Lewat media cat semprot berwarna-warni, Baskarabumi (7), menuangkan ekspresi tentang wayang di media triplek berukuran 244 x 112 cm di pelataran jalan kompleks Perumahan Solo Elok, Mojosongo di Surakarta pada Rabu, 5 Nopember 2020

Aksi individu ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Wayang Sedunia 2020, sekaligus mengisi kegiatan diantara kegiatan belajar dari rumah selama pandemi.

Hari wayang sedunia ini dicetuskan salah satu badan dunia, UNESCO menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and lntangible Heritage of Humanity atau Warisan Mahakarya Dunia Yang tak Ternilai dalam Seni Bertutur Asli Indonesia, pada tanggal 7 November 2003 silam. Maka setiap tanggal 7 November diperingati sebagai Hari Wayang Sedunia.

Aska, begitu panggilan akrabnya yang juga sebagai siswa kelas I SD Muhammadiyah I Ketelan, Surakarta, dimana dengan antusias menyemprotkan cat tanpa ragu di siang hari bebas berekspresi dengan contoh berupa wayang kulit punakawan dan tokoh wayang gaya kekinian yang dipasang diatas media triplek tersebut.

Basnendar H, selaku orang tua menjelaskan bahwa aksi graffiti kreatif ini sebagai upaya mengenalkan wayang sebagai seni tradisi yang wajib dilestarikan dan dikembangkan, serta memperingati Hari Wayang Sedunia yang bersifat menghibur dan kreativitas.

 

Tinggalkan Komentar