oleh

Jemaah Calon Haji Reguler Lunasi Biaya Haji Mulai 11 April

Kota Pekalongan – Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 352 Tahun 2023 tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1444 H dan Penggunaan Nilai Manfaat.

KMA ini mengatur Bipih jamaah haji reguler, petugas haji daerah (PHD), serta pembimbing pada Kelompok Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Diatur juga masa pelunasan dan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang bersumber dari Nilai Manfaat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky menjelaskan bahwa, pelunasan biaya haji reguler Tahun 2023 mulai dibuka pada 11 April – 5 Mei 2023 mendatang.

“Pelunasan biaya tambahan haji mulai 11 April-5 Mei 2023,” ucapnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa siang (11/4/2023).

Menurutnya, biaya tambahan pelunasan perjalanan Ibadah Haji senilai 23,5 juta rupiah berlaku bagi calon jemaah masa tunggu Tahun 2023, sebanyak 154 orang dan 22 orang cadangan. Sementara, 146 jemaah calon haji lunas tunda 2020, dan jemaah calon haji lunas tunda 2022 yang berangkat tahun 2023 ini tak perlu membayar biaya tambahan pelunasan haji tersebut.

“Total jemaah haji asal Kota Pekalongan yang berangkat Tahun 2023 ini sebanyak 322 orang sesuai kuotanya, kemudian ada 22 orang cadangan yang juga harus melunasi pembayaran jika dari 322 orang sesuai kuota itu ada yang tidak berangkat karena meninggal dunia maupun alasan kondisi kesehatan tertentu,”terangnya.

Lanjutnya, besar biaya pelunasan tergantung jauh dekatnya ke Arab Saudi, dimana untuk embarkasi Donohudan Solo (Soc) biaya total perjalanan haji sekitar Rp49.893.981.000. Adapun calon haji akan mulai mengikuti manasik pada Bulan Mei 2023, sebanyak 6 di KUA dan 2 kali di Kantor Kemenag Kota Pekalongan.

“Pemberangkatan jemaah calon haji sekitar 23 Mei 2023 gelombang 1, gelombang 2 InshaAllah pada 23 Juni berdasarkan kesepakatan diantara kabupaten/kota. Kami berharap, karena ibadah haji ini merupakan panggilan dari Allah, diharapkan betul-betul dipersiapkan dengan baik, pelajari manasik haji, semua komponen yg ikut penyelenggaraan haji bisa tetap menjaga koordinasi keberangkatan hingga kepulangan, dan yang paling utama jaga kesehatan. Semoga, semua proses pelaksanaan ibadah haji ini bisa berjalan baik,” harapnya.

Baca Juga  Akibat Motor Mogok di Tengah Jalan, Kakek Berumur 80 Tahun Ditabrak Pengendara Supra X 125 di Gajahmungkur

Salah satu calon haji asal Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Madanijah (71 tahun) yang datang ke Kantor Kemenag Kota Pekalongan untuk melakukan perekaman biometrik mengaku senang akhirnya bisa berangkat haji di Tahun 2023 ini setelah tertunda keberangkatannya sejak Tahun 2020 lalu.

“Alhamdulillah, jemaah calon haji tunda lunas 2020 tidak ada biaya tambahan. InshaAllah berangkat tanggal 23 Mei ikut gelombang pertama. Untuk persiapan yang terpenting persiapan mental dan jaga kesehatan. Harapannya, seluruh rangkaian ibadah haji dari berangkat sampai pulang berjalan lancar, sehat selalu dan selamat sampai pulang ke tanah air,” pungkasnya. (RedG /Ali)

Komentar

Tinggalkan Komentar