oleh

15 Ruas Jalan di Batam Diperbarui Pemerintah Tahun Ini

Batam – Tahun ini, di Batam akan dibangun 15 ruas jalan. Masing-masing, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam akan membangun 6 ruas jalan, dan BP Batam membangun 7 ruas jalan dan Pemerintah Pusat atau Kementrian PUPR akan membangun 2 ruas jalan atau proyek nasional. Untuk pembangunan infrastruktur jalan itu, semuanya telah dianggarkan.

“Proses sudah berlangsung, ini sedang proses pemenang kontrak, insha Allah April pelaksanaan awal,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sabtu (6/3/2021).

Adapun rencana pembangunan yang akan dilakukan tahun ini, seperti pembangunan bundaran Simpang Barelang dan Simpang Basecamp, Pelebaran jalan di depan Perumahan Dutamas, Simpang Greenland dan Simpang Bengkong Golden Prawn. Pembangunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Sementara, pembangunan yang bersumber dari BP Batam, seperti pengembangan Pelabuhan Batuampar serta jalan penghubungnya, dibangun secara bertahap sampai lima lajur hingga Simpang Kepri Mall. Kemudian, peningkatan ruas jalan Simpang Seiharapan ke Pelabuhan Sekupang yang dilengkapi jogging track dan jalur sepeda, direncanakan selesai akhir tahun 2022.

Selain itu, peningkatan jalan Ocarina yang menghubungkan Batam Center dan Bengkong. Di jalan ini, juga dilengkapi jalur pesepeda. Selanjutnya, pengembangan Rumah Sakit Badan Penggusahaan (RSBP) serta Taman kolam di depannya juga akan ditata. Lalu, untuk proyek anggaran nasional, pelebaran jalan dari Seiharapan menuju Batuaji dan pelebaran jalan di Seibeduk.

“Dengan percepatan pembangunan infrastruktur Batam, tidak menutup kemungkinan akan membangkitkan roda perekonomian kita,” ucapnya.

Masih menurut Amsakar, proses pembangunan oleh Pemko Batam sempat terkendala pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan. Namun tim terpadu telah bernegosiasi dengan sejumlah pedagang dan telah mendapatkan jalan keluar. Surat pemberitahuan untuk penertiban ruas jalan yang dipakai pun sudah dilayangkan.

Baca Juga  Data yang Baik dan Benar, Wujudkan Kebijakan yang Tepat Sasaran

“Pak assisten yang ditugasi telah melakukan pembicaraan dengan para pedagang. Intinya ada relokasi atas penertiban tersebut, karena pertimbangan kami kondisi pandemi Covid-19 ini,” imbuh Amsakar.

Tak hanya terkait ruas jalan baru, Pemko Batam juga mendesak Pemrov Kepri melanjutkan pembangunan jalan dari Simpang Frangky hingga terowongan Pelita. Sebab, kondisi jalan tersebut sudah cukup banyak dikeluhkan masyarakat.

“Saya dapat info beberapa waktu lalu ada yang jatuh karena kondisi jalan rusak. Hal itu diduga karena pada bulan Desember lalu, intensitas hujan cukup tinggi, yang membuat jalan cepat rusak, tapi saat itu sudah ada penambalan. Namun kami tetap sampaikan agar proses pembangunan dilanjut,” kata Amsakar.(RedG/Bayu)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed