Semarang- Budayawan kenamaan Supriyanto GS atau biasa dikenal Prie GS menyebutkan banyak orang terhalang meraih kesuksesan di usia mudanya lantaran mengesampingkan berbagai faktor.

Prie GS yang juga dikenal sebagai kartunis Indonesia tersebut mengatakan salah satu kunci sukses dimulai dengan pembunuhan tanda tangan dengan baik.

” Banyak orang-orang sukses itu berawal dari mengubah tanda tangan mereka dengan spirit baru serta tanda-tanda yang baik. Karena semua itu ada ilmunya tidak sekedar mencorat-coret,” terangnya dalam kegiatan bertajuk ” Morning Talk bersama Radio Sonora” di Hotel Oak Tree Semarang Selasa (24/07/2018).

Pihaknya mencontohkan ketika seseorang berbuat satu kebaikan kepada lainnya maka kebaikan berikutnya diyakini akan datang dengan sendirinya dan berujung tidak lain pada rejeki masing-masing.

” Jadi semua penting apapun yang kita mulai itu harus dipersiapkan apalagi untuk orang dengan profesi khusus. Antara lain marketing, publik relationship termasuk pimpinan sebuah perusahaan,” tegasnya

Ia menambahkan pada diri manusia terdapat banyak sumber stagnasi kehidupan yang berdampak dalam kepribadian masing-masing hanya saja tidak banyak orang tahu kekurangan tersebut.

” Sekali lagi salah satunya semua itu dapat dilihat dari tanda tangan kita yang merepresentasikan diri kita. Maka personal branding menjadi penting didukung dengan penampilan serta faktor lain guna menambah daya jual masing-masing,” ungkapnya

Pihaknya menegaskan banyak cara meraih kesuksesan selain branding diri yang lebih penting dan utama diantaranya melalui jalan intelektual dari sana, lanjutnya dapat mengajarkan kita berbicara yang baik berpikir serta mencerna suatu masalah.

” Hidup itu seperti bermain teater kita diminta berlatih dengan tekun serta waktu yang lama meski kita tahu yang menonton ujungnya cuma sebatas tetangga kita saja. Tapi tidak apa, jika kita memiliki kemampuan intelektual maka dapat dilihat benang merah kegagalan atau menuju sukses,” imbuhnya

Prie GS menuturkan semua tokoh besar dalam menulis sebuah pidato sangat memperhitungkan estetika dengan maksud menunjukkan kualitas dirinya.

” Kita tahu ada Sukarno, Hatta di Indonesia lalu John F Kennedy Amerika Serikat dari sana kita melihat betapa intelektual seseorang berpengaruh pada suasana politik ketika itu,” paparnya

Sementara itu, Publik Relation Radio Sonora Semarang Adit Sapto Nugroho mengutarakan kegiatan kali ini digelar sebagai rangkaian dari HUT Sonora Ke 9.

” Untuk peserta kurang lebih 50 an orang ya dari perwakilan instansi pemerintah serta umum yang kebanyakan pendengar dan ini kami gratiskan karena selama ini Pak Prie GS juga mengisi rutin acara dialog ditempat kami,” jelasnya (RedG)

Tinggalkan Komentar