oleh

Pergeseran 9 Pejabat Eselon 2 dilingkungan Pemkab Pemalang

Pemalang – Bupati Pemalang melantik dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi Pratama dilingkungan pemerintah Kabupaten Pemalang, Rabu (24/11) di Sasana Bakti Praja lingkungan perkantoran bupati Pemalang.

Ada sembilan pejabat eselon 2 yang mengalami pergeseran. Kesepuluh pejabat Pratama tersebut adalah
Abdulatip, S.IP., sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kabupaten, jabatan baru Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pemalang.
Muntohir, S.Pi, M.M. jabatan lama Kepala Dinas Pertanian, diserahi tugas sebagai Kepala Dinas Perikanan;
Suharto, S.IP. M.Si. sebelumnya Kepala Dinas Perikanan menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pemalang; Dr. Drs. Supa’at, M.Pd. jabatan lama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemalang Kabupaten Pemalang menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang; Drs. Mochamad Agung Puntadewa, M.Si dulunya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pemalang diserahi jabatan Kepala Badan Kepegawaian; dr. Erna Nuraini, M.Hlth.Sc. sebelumnya asisten sekretaris Daerah bidang Administrasi umum tetap menjadi asisten sekretaris Daerah tetapi dibidang bidang Perekonomian dan Pembangunan; Mualip, S.Pd., M.M. sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat ini dipercaya menjadi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang; Wahadi S.E., M.Si. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pemalang Daerah Kabupaten Pemalang diberi wewenang menjadi Kepala Dinas Pertanian dan terakhir Sujarwo, S.E., M.M. dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik saat ini menjadi kepala Bappeda.

Dalam kesempatan tersebut bupati mengucapkan selamat bertugas di tempat baru dan secepatnya beradaptasi dan dengan semangat baru mampu membawa Pemalang lebih baik.

Disamping itu bupati juga memperingatkan adanya kondisi musim penghujan yang dapat menyebabkan banjir.

“Musim hujan telah datang hari kemarin telah terjadi banjir di beberapa lokasi termasuk di salah satu lokasi perkantoran juga terendam banjir, saya menghimbau kepada seluruh perangkat daerah dan warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana alam di samping juga himbauan untuk kepedulian sosial tinggi dalam mengurangi beban bagi warga yang terdampak bencana. Musim hujan juga berarti dimulainya musim tanam padi ketersediaan bibit, pupuk dan obat-obatan pertanian untuk dapat dicukupi jangan sampai terjadi kelangkaan” kata bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.

Baca Juga  Paguyuban Bakulerz Randudongkal gelar Bazzar kuliner

Selain itu bupati juga berpesan kepada khususnya kepada pejabat tinggi Pratama agar pertama persiapkan langkah koordinasi dan komunikasi yang efektif antar perangkat daerah antar instansi pemerintah lainnya sebagai antisipasi terjadinya bencana alam, menjelang akhir tahun anggaran 2021 diminta untuk segera melakukan evaluasi dan persiapan pertanggungjawaban pelaksanaan jangan sampai terlambat kegiatan fisik untuk segera diselesaikan, Tahun Anggaran 2022 merupakan tahun pemulihan pasca pandemic covid 19 dengan kapasitas anggaran yang terbatas agar rencanakan setiap program dan kegiatan dengan cermat.

Tidak lupa bupati tetap berpesan agar mematuhi protokol kesehatan dan tidak lengah terhadap Covid-19. (RedG)

 

  • Penulis : Sarwo Edy
  • Editor : Sarwo Edy

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed