oleh

Zuhri M. Syazali Lc. MA: Nilai 4 Pilar Kebangsaan adalah Anti Perpecahan

Bangka Barat – Bertema “Wujudkan Keterampilan Sosial, Kepemimpinan dan Usaha Untuk Generasi Muda” acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhineka Tunggal Ika) digelar bersama Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat (Babar). Acara sosialisasi itu, berlangsung di Restoran Aroma Dusun, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (07/02/21).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bangka Belitung Ust. Zuhri Syazali, Lc. MA, serta Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat Arie Kurniadi beserta anggota.

Dalam sambutannya, Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bangka Belitung Ust. Zuhri Syazali, Lc. MA menngatakan, bahwa Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini merupakan kegiatan rutin dari MPR RI, yang merupakan program yang ditujukan untuk masyarakat. Tujuannya, untuk mengingatkan bahwa bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang besar yang harus dipertahankan, agar tetap dalam persatuan dan kesatuannya.

Menurut Senator asal Kabupaten Bangka, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, terdiri dari berbagai macam pulau, suku dan bangsa beserta beragam bahasa dan budaya yang sangat heterogen atau bermacam-macam.

“Maka dengan nilai 4 Pilar ini, tidak akan menimbulkan perpecahan tapi sebaliknya keberagaman yang kita miliki adalah hasanah kekayaan yang sangat penting bagi kita semua. Kendati kita berbeda tapi kita adalah satu bangsa yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap Ust Zuhri Syazali.

Sebelum mengakhiri materinya, Ust. Zuhri M. Lc. MA berpesan, bahwa Sosialisasi 4 Pilar ini sangat penting untuk pemuda karena pemuda adalah penerus bangsa yang akan menggantikan generasi sebelumnya.

“Maka generasi muda kita kalo memahami secara utuh makna 4 Pilar ini, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang mampu melaksanakan apa yang telah ditetapkan dalam kontisusi kita menjadi negara yang mampu melindungi, mencerdaskan warga negaranya bahkan negara yang mampu menjaga ketertiban dunia,” tutup Ust. Zuhri.

Baca Juga  Layanan Kembang Desa, Upaya Dekatkan PN Wonogiri dengan Masyarakat

Pada kesempatan yang sama, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat Arie Kurniadi turut mengungkapkan, bahwa satu komitmen organisasi karang taruna adalah menciptakan ketrampilan sosial, kepemimpinan dan usaha bagi generasi muda Kabupaten Bangka Barat.

Terkait ketrampilan sosial, kepemimpinan dan usaha ini, lanjut Arie, semua untuk lebih meningkatkan kepekaan simpati dan peduli terhadap sesama dan menjadikan keterampilan kepemimpinan sebagai lahan edukasi. “Hal ini untuk dapat menciptakan jiwa kepemimpinan yang sebenarnya dan keterampilan usaha. Kita berharap dapat membangun inspirasi untuk pemuda agar dapat menciptakan kemandirian,” ungkap Arie. (RedG/Prima)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed