oleh

Walikota Pekalongan dan Forkopimda pantau proses Bantuan Langsung Tunai JPS

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekalongan meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk masyarakat terdampak korona (Covid-19) di Kota Pekalongan.

Dalam peninjuannya, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz tidak sendirian melainkan didampingi Wakil Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE, Ketua DPRD Kota Pekalongan, Hj Balgies Diab SAg MM, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Adrian Suez SH SIK MH, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto SIP MMS, Kepala Kejaksaan Negeri, Zainal Arifin, Kepala Pengadilan Negeri Pekalongan Kelas IB, Sutaji, serta seksda, para asisten, dan kepala OPD di Kota Pekalongan meninjau empat kelurahan.

Empat kelurahan yang di tinjau Pemkot dan jajaran Forkompida yakni Kelurahan Podosugih, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kelurahan Poncol, dan Kelurahan Jenggot.

Data yang dihimpun oleh Gnews.Id, penyaluran bantuan sosial untuk membantu sekitar 33.086 KK warga Kota Pekalongan di tengah pandemi korona.

Walikota Pekalongan, Saelany, mengatakan, pelaksanaan penyaluran bantuan ini telah berjalan lancar karena sistemnya sudah dipersiapkan sedemikian rupa.

“Semoga penyaluran bantuan di 27 kelurahan se-Kota Pekalongan dapat berjalan lancar. Selain itu, bagi masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan tersebut sebaiknya untuk diberikan kepada warga lain yang benar-benar membutuhkan yakni warga yang betul-betul miskin dan terdampak tetapi belum menerima bantuan apapun baik dari bantuan pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah setempat,” kata Saelany, Selasa (12/5).

Dalam tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Pekalongan, Hj Balgies Diab menyampaikan, rasa syukurnya atas pencairan BLT untuk warga Kota Pekalongan. Selain itu, kata Balgies, berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.

Baca Juga  Walikota Pekalongan Dengarkan Cerita Penggali Kubur

“Tadi kami sudah keliling ke beberapa kelurahan, saya melihat keadaannya kondusif dan masyarakatnya kooperatif sehingga penyaluran tak ada kendala. Kendati demikian social distancing harus tetap diterapkan,” ungkap Balgies.

Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, menambahkan, Ia melihat upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekalongan dengan memberikan bantuan ini cukup bagus, lanjut Letkol Inf Arfan, Ia berharap dapat menjadi stimulant untuk masyarakat lainnya yang mampu untuk ikut berbagi.

“Baru sekarang transaksi atau penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dan alhamdulillah berjalan tertib. Menurut saya ini sudah terencana dan terdaftar dengan baik, misal ada satu atau dua yang keselip itu wajar tak perlu dibesar-besarkan. Ada lurah dan camat yang akan mendata dengan baik,” imbuh Dandim Arfan. (RedG/Dicky Tifani Badi).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed