oleh

Walau Trend Covid di Kota Semarang Turun, Hendi Akan Turunkan 50% Mobilitas Warga

Kota Semarang – Sepuluh hari setelah pemberlakuan PPKM Darurat Jawa – Bali,  adanya trend penurunan kasus Covid-19 di Kota Semarang sebesar 6,3 %.

Data ini diambil dari portal resmi siagacorona.semarangkota.go.id yang memperlihatkan  adanya grafik penurunan penderita tersebut, dari yang semula di tanggal 2 Juli 2021 terdapat 2.321 orang penderita COVID-19, menjadi 2.175 pada 12 Juli 2021.

Akan tetapi Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa angka tersebut masih tinggi. Dirinya bersama jajaran FORKOPIMDA di Kota Semarang kembali meningkatkan target penurunan mobilitas masyarakat hingga 50% sepekan kedepan, setelah sebelumnya berhasil mencapai target yang diminta pemerintah pusat sebesar 30%.

“Saya mewakili kawan-kawan Forkopimda, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang yang telah menaati aturan PPKM Darurat. Sampai hari ini evaluasi pemerintah pusat yang dipimpin pak Luhut, pengurangan mobilitas warga kota Semarang berjalan dengan baik. Sudah mencapai 30%,” ungkap Hendi saat meninjau proses penyekatan perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, Minggu (11/7) malam.

Lebih lanjut Hendi mengungkap sepekan kedepan akan menurunkan 50 % mobilitas warga.

“Maka target berikutnya dalam sepekan mendatang di Kota Semarang harus diupayakan pengurangan mobilitas mencapai 50%. Dan untuk mencapai target tersebut, saya bersama pak Kapolrestabes, pak Dandim, dan pak Kajari yang hadir di sini, akan melakukan berbagai langkah. Antara lain dengan memperbanyak titik penyekatan,” lanjutnya.

Beberapa langkah yang akan ditempuh selain menguatkan pemantauan juga akan mengurangi atau memadamkan lampu penerangan jalan dibeberapa ruas jalan.

“Selain itu, kami juga akan menguatkan pemantauan pagi hingga malam hari termasuk di atas pukul 20.000, serta mengurangi cahaya lampu – lampur penerangan jalan umum untuk kemudian aktifitas dapat semakin dikurangi,” tegas Wali Kota Semarang tersebut.

Baca Juga  Transparansi Seleksi Masuk Anggota TNI

Di tempat yang sama, Kapolrestabes Semarang, Irwan Anwar mengungkapkan pihaknya juga akan meningkatkan upaya penyekatan, baik di perbatasan maupun pada exit tol yang menuju Kota Semarang.

“Mudah mudahan langkah ini dapat mempercepat target yang diharapkan dalam pemberlakukan PPKM Darurat. Untuk itu kami perlu dukungan masyarakat dalam berkegiatan nantinya sehingga dapat menekan angka COVID-19,” ujarnya.(RedG /*)

Komentar

Tinggalkan Komentar