oleh

Wacana Impor Beras, Bambang Pacul Menolak Bersama Fraksi PDIP di Komisi IV dan VI

Semarang– Pemerintah Pusat yang akan mewacanakan terkait impor beras 1, 5 juta ton yang akan dialokasikan melalui perum Bulog.

Hal itu membuat Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI Bambang Wuryanto menolak rencana pemerintah pusat yang akan melakukan kebijakan itu saat panen raya karena dinilai merugikan petani.

“Jawa Tengah itu surplus beras dan nasional hari ini sedang panen raya. Harga gabah antara 3, 2 sampai 3,4 per kilo, karena panen raya melimpah, ” kata Bambang Wuryanto seusai kegiatan Konferda PA GMNI Jateng, Selasa (23/3/2021).

Bambang juga menegaskan, pihaknya akan menolak impor beras melalui Komisi IV dan VI.

“Nanti kami akan melakukan penolakan melalui Komisi IV dan VI. Fraksi PDI Perjuangan akan statement menolak impor beras dari Komisi IV dan VI. Komisi IV terkait produksinya, sedangkan Komisi VI menyangkut perdagangannya,” tegas pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu.

Seperti yang diketahui, pemerintah berencana melakukan impor beras sekitar 1 juta ton pada awal tahun 2021.

Rencana impor beras tersebut pertama kali diusulkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam rapat kementerian perdagangan pekan lalu.

Sedangkan sebelumnya ada rencana impor tersebut Presiden Joko Widodo mengeluarkan seruan untuk mencintai produk dalam negeri.

Menurut pemerintah, penyediaan stok beras itu diperlukan karena diperlukan untuk kebutuhan sosial untuk pengadaan beras besar-besaran terkait pasokan beras bansos selama masa PPKM.

Selain itu, bencana yang terjadi di beberapa tempat menurutnya dapat mengancam ketersedian pasokan beras nasional.(RedG/Dicky Tifani Badi)

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed