oleh

Ujian Kenaikan Tingkat, Taekwondo Pemalang Tambah Black Belt

Pemalang – Warna hitam pada sabuk taekwondo melambangkan bayangan yang menyelimuti matahari, sekaligus menggambarkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih teknik-teknik taekwondo. Pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten Pemalang telah menambah jumlah anggota pada tingkat Black Belt atau sabuk hitam, setelah melaksanakan ujian fisik di Guci, beberapa waktu lalu.

Panitia kegiatan Muhamad Farhan Imaduddin mengatakan ujian fisik diikuti oleh anggota taekwondo yang sudah lulus ujian kenaikan tingkat yang diselenggarakan Pengurus Taekwondo Provinsi Jawa Tengah maupuan PBTI.

“Kegiatan ini sebagai tradisi pengambilan sabuk,” kata dia, Senin (27/9).

Adapun penambahan black belt kata dia menunjukkan semakin berkembangnya taekwondo di Pemalang meskipun didera pandemi Covid-19.

Untuk menjadi seorang black belt taekwondo membutuhkan waktu latihan lebih kurang enam tahun. Karena itu tambahan black belt ini adalah sebuah prestasi.

Kemarin ujian fisik di Guci meluluskan dua black belt Dan I antara lain Aulia Dinda dan Muhamad Indaka. Sementara black belt Dan II diraih oleh Rendra Everson.

Pengkab Pemalang sendiri sejak berdiri hingga sekarang sudah 21 tahun dan memiliki lebih kurang 30 orang black belt. Dari jumlah tersebut taekwondo Pemalang sudah memiliki empat klub dan delapan tempat latihan (Dojang). Sementara prestasi terbarunya adalah memberangkatkan satu atlet ke PON Papua 2021 membela Provinsi Jawa Tengah.(RedG)

  • Penulis : MA
  • Editor : Sarwo Edy

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed