oleh

Tim Pengabdian UNDIP Tingkatkan Produktivitas UMKM Sale Pisang Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna

Pemalang – Bisnis sale Pisang produk dari Pemalang saat ini sedang berkembang bahkan berekespansi ke daerah lain. Salah satu UMKM Sale Pisang Pemalang adalah milik Sunoto yang terletak di RT 26 RW VI Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.

UMKM Sale Pisang Sunoto mengolah pisang dengan kapasitas produksi 200 kg / hari. Hasil produknya pun digemari masyarakat sekitar dan memiliki banyak pelanggan tetap. Namun, alat proses produksi yang digunakan semua masih sangat sederhana. Peralatan yang digunakan meliputi: pengeringan yang masih menggunakan teknologi matahari, dan penggorengan biasa. Sedangkan untuk proses pengeringan atau pengepresan pisang  masih menggunakan teknologi sederhana yaitu menggunakan papan berupa kayu dan alat penggulung berbahan dasar kayu, selain itu masih menggunakan alat pengemasan secara manual menggunakan alat bantu tangan manusai.

Tim Pengadian Masyarakat dari UNDIP yang diketuai Abdul Mukid telah melaksanakan kegiatan untuk menerapkembangkan teknologi produksi berupa mesin pengering serta menerapkan alat pengemas vakum otomatis. Metode atau solusi yang ditawarkan untuk UMKM Sale Pisang Sunoto adalah dengan menggunakan alat mesin pengering serta pengepres dan pengemas untuk mereduksi tenaga manusia yang terlibat. Sehingga diharapkan dapat mereduksi waktu proses hingga 50 menit tiap pengeringan. Dengan teknologi tepat guna ini proses produksi sale pisang menjadi 400 kg / hari dari awalnya 200 kg/hari.  Pemilik UKM Sunoto menyatakan bahwa proses lebih efisien dan produktivitas meningkat diikuti peningkatan keuntungan lebih dari 20-30%.

Selain Sale pisang Sunoto, Tim pengabdian masyarakat Undip juga membantu  UMKM Sale Pisang Sugiarti. Proses yang diterapkan hampir sama dengan milik Sunoto. Di UMKM milik Sugiarti ini , Tim menerapkan  alat mesin pengemas vakum sehingga dapat meminimalisir waktu proses yang dibutuhkan. Maka dari itu, proses pengemasan akan rekatif cepat dan tidak membutuhkan banyak tenaga manusia. Efesiensi yang didapat dimana pemilik UMKM dapat mereduksi waktu proses hingga 50 menit tiap pengepresan, menghasilkan produksi  sale pisang 400 kg / hari  dari awalnya 200 kg/hari. Kedua alat ini telah terbukti meningkatkan keuntungan lebih dari 40-600%. (RedG)

Baca Juga  LP Ma'arif Gagas Sekolah Trauma Hilling untuk Anak Korban Bencana

 

Komentar

Tinggalkan Komentar