oleh

Tidak Puas, Adukan Saja Lewat Mas Bup Siaga

Pemalang – Dalam melayani aduan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Diskominfo melakukan rapat koordinasi dan sosialisasi Re branding sistem pengaduan masyarakat melalui Mas Bup Siaga, di pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (21/9).

Aduan masyarakat melalui Mas Bup Siaga dapat menggunakan website, sosial media Twitter dan afyan melalui SMS. Program ini merupakan turunan progam Lapor.go.id milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB).

Diharapkan dengan meluncurnya pengaduan berbasis online ini, pelayanan publik di Kabupaten Pemalang semakin baik. Sebelumnya, di Pemalang terlebih dahulu hadir wadah laporan warga yang dinamakan Halo Bupati.

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo menyampaiakan harapannya agar kanal pelaporan ini bisa digunakan maskimal. Untuk itu, tindak lanjut atas laporan yang masuk menjadi penting agar tidak berakhir sebatas simbolik.

“Pesan saya soal Mas Bup Siaga tidak hanya simbolik semata, namun benar-benar digunakan. Tindak lanjutnya juga harus segera diproses,” katanya.

Menurutnya, pengaduan warga adalah bentuk tanggung jawab pekerjaan pelayan publik. Untuk itu, proses dan tindak lanjut setiap aduan dimaknai sebagai bagian dari proses pelayanan publik.

“Yang jelas ASN itu pelayan publik jadi harus siap melayani kapanpun. Ketika ada pengaduan ketidakberesan ya harus dilayani, pokoknya tidak boleh menolak,” jelas bupati.

Selain itu, pengaduan melalui layanan Mas Bup Siaga harus diselesaikan secepat mungkin. Sebab hal ini menyangkut kepentingan khalayak umum.

“Jadi begini saya mau setiap kali warga melapor harus selesai 1×24 Jam atau jika masalahnya krodit ya 2×24 jam. Soal rakyat tidak boleh ditunda, harus selesai sesingkat-singkatnya,” tegasnya.

Para warga yang ingin melapor melalui Mas Bup Siaga dapat melalui aplikasi SP4N-Lapor! yang tersedia di playstore untuk ponsel android. Warga juga bisa lapor melalui platform Twitter dengan tagar #masbupsiaga disertai isi laporan.

Baca Juga  Pelaku Pariwisata Menjerit, Objek Wisata di Bandung Raya Ditutup

Bagi warga yang tidak mempunyai smartphone bisa melalui pesan singkat (SMS) dengan format masbupsiaga spasi isi aduan dan dikirim ke nomor 1708. (RedG)

  • Penulis : Sarwo Edy
  • Editor : Sarwo Edy

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed