oleh

Terus Membandel, 10 Set Mesin TI Ilegal Diamankan

Sungailiat – Terus membandel Tambang Inkonvensional ( TI ) ilegal ditertibkan Petugas gabungan, Dengan menggunakan 10 mobil operasional Tim gabungan menuju ke lokasi tambang ilegal di jalan lintas timur, Desa Merawang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Selasa (19/01).

Setelah mendapati laporan serta keluhan dari warga Desa Air Anyir yang resah terhadap aktivitas tambang ilegal ini, karena mengakibatkan limbah naik ke ruas jalan lintas timur, Tim gabungan langsung bergerak melakukan penertiban TI ilegal tersebut.

Dalam operasi penertiban itu, didapati 10 set mesin yang masih beroperasi tetapi pekerja sudah melarikan diri sewaktu tim mendatangi lokasi tersebut. Untuk itu Tim operasi mengamankan 10 set mesin TI Illegal

Kepala UPTD KPH Kota waringin sigambir Bambang Trisula menegaskan, kepada Sekretarias Desa (Sekdes) Air Anyir agar segera memberitahukan kepada warganya untuk tidak melakukan kegiatan apapun di lokasi hutan lindung, baik melakukan aktivitas penambangan ilegal atau berkebun.

“Mohon pak Sekdes agar disampaikan kepada warganya untuk segera mengangkat sendiri mesin-mesinnya, Saya kasih tenggang waktu sampai jam 00.00 wib malam ini kalau masih tidak diangkat besok pagi tim akan mengangkat dan menyita sendiri.” Ujar Bambang

Oleh karena itu, kedepannya Bambang mengatakan, sudah dibentuk tim yang terdiri dari Dinas Kehutanan, Polsek Merawang, Koramil dan Perangkat desa setempat. Tim itu nantinya bertugas memantau dan mengecek apabila kedepan masih dilakukan kegiatan penambangan dilokasi tersebut, dengan konsekuensi bersama agar ditindak tegas sesuai hukum yg berlaku.

Kegiatan ini, dihadiri KA UPTD KPH Kota waringin Sigambir Bambang Trisula, Kabid Perlindungan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Provinsi Kepulauan Babel Jon Saragih, Kasi Perlindungan Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Babel Iwan setiawan, Kasi Perlindungan UPTD SKW Rahardian Eka Putra, Kapolsek Merawang Akp Alief Rakhman Banyu Ajie, S.Psi.,M.Psi beserta anggota dan Danramil Kapten Daud beserta anggota. (RedG/Prima).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed