oleh

Terkait Kehalalan, Program Vaksinasi Masih Tunggu Izin BPOM

Jakarta – Pemerintah berencana memulai pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 pada pekan depan ini. Namun, semuanya masih menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terkait penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA), serta kehalalan vaksin.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya usai Rapat Terbatas mengenai Laporan KPCPEN, di Kantor Presiden, Senin (04/01/2021).

“Tadi dilaporkan bahwa pemerintah akan segera memulai untuk melakukan vaksinasi yang dijadwalkan sekitar pertengahan bulan atau minggu depan. Ini tentu menunggu daripada Emergency Use Authorization (EUA) daripada Badan POM dan juga terkait dengan kehalalan,” kata Airlangga.

Dia berharap, pelaksanaan vaksinasi ini nantinya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Namun demikian, ia juga berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir. Pasalnya, pelaksanaan vaksinasi kepada sekitar 182 juta rakyat Indonesia membutuhkan waktu.

Untuk itu, kata Airlangga, pemerintah akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) serta menghindari kerumunan.

“Bapak Presiden tentu berharap bahwa kegiatan vaksinasi maupun kedisiplinan masyarakat itu harus berjalan seiring,” pungkasnya. (RedG/Ong)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed