Seusai Manggung di Pekan FTI 2020. Band Hacktone Featuring dengan Debora Ida Rahwati Putri Kampus UPGRIS.

Semarang– Grup musik Pop Jazz asal ‘Kota Lunpia’, Hacktone dibentuk pada 17 Juli 2016. Grup band ini didirikan dari musisi yang sangat populer di kampus swasta ternama di Kota Semarang, yakni Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Berdirinya band tersebut berawal dari ajakan Galang Wibisono sebagai keyboard. Akhirnya, band ini terbentuk dengan lima personel.

Lima personel yang terdiri dari Rahma Nisa (vokalis), Ekba Hangga (drummer), Galang Wibisono (keyboard), Faris Maulana (bass), Randy Dwi Saputra (gitar).

Salah satu pengagas band Hacktone, Galang Wibisono mengatakan, lima personil ini sepakat untuk mengusung  genre pop jazz dengan alasan tampil beda dengan Genre band yang berada di kampus UPGRIS.

“Kita ingin sesuatu yang beda di lingkungan kampus. Dengan genre Pop Jazz di kampus sangat minim, “kata Galang Wibisono, saat ditemui seusai perfome di Pekan FTI UPGRIS, Sabtu (21-11-2020) sore.

Menurut Galang, nama itu sendiri berawal dari suka mengulik lagu hingga merubah arasement.

” Tercetusnya nama Hacktone yang artinya suka mengulik nada, ” terangnya.

Kelompok band yang ternama dan populer pasti mengalami kendala dalam bermusik. Hal ini seperti yang dialami Band Hacktone yang merasa mengalami kendala seperti panggilan manggung pihaknya merasa kesulitan dalam berkumpul.

“Ya seperti inilah kendala di kami. Semua personel masing-masing asal daerahnya berbeda. Kita tetap berkomitmen bersama untuk mempertahankan, “tutur dia juga salah satu mahasiswa PGSD UPGRIS.

Selain itu, Hacktone juga akan melaunching single terbarunya tetapi masih ada kendala dalam pendanaan untuk proses masuk dapur rekaman.

“Hacktone juga masih ada rencana single album terbarunya. Tetapi masih ada kendala dana untuk masuk dapur rekaman. Saat ini kami rela mengamen dari panggung ke panggung demi mendapatkan uang, “jelas dia.

Informasi yang dihimpun Gnews. Id, prestasi yang dimiliki Hacktone itu pernah mengikuti kompetisi festival band umum di Kabupaten Demak hingga merebut juara 3. Tidak hanya itu saja, Hacktone juga pernah menyabet juara 2 di kompetisi band akustik yang diselenggarakan oleh Vihara Sampokong.

Dalam perjalanan sepanjang lima tahun, Hacktone memiliki pengalaman yang menarik, yakni pengisi band reguler di salah satu kafe dan hotel ternama di Kota Semarang. Hacktone juga pernah manggung di acara terbesar di Jawa Tengah, yakni Jateng Fair.

“Pengalaman dari pangung ke panggung. Respon dari penonton sangat antusias menunggu kehadiran Hacktone, “tandasnya.

Hacktone formasi terbaru featuring dengan Putri Kampus UPGRIS.

Pantauan wartawan Gnews. Id, Hacktone terbiasa manggung dengan lima personel. Sore itu, ada yang berbeda dalam penampilan Hacktone di Pekan FTI UPGRIS, yaitu kehadiran sosok yang baru. .

“Ya benar kita mengajak featuring dengan Putri Kampus yang bernama Debora Ida Rahwati. Alasanya, dia cocok dengan genre kita, “ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Hacktone berharap akan mempertahankan konsepan baru, yakni featuring dengan salah satu pemenang juara 3 Putri Kampus.

” Semisal salah satu event yang sama kita bisa kolaborasi lagi dengan dia, “imbuhnya. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Komentar