oleh

Tekad MDT Kembalikan Peran Alumni ITB Dibidang Pembangunan Teknologi dan Industri

Jakarta – Tak lama lagi pemilihan Calon Ketua Umum Ikantan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) akan segera digelar. Sebab, masa bakti kepengurusan IA-ITB periode 2015-2021 akan segera berakhir di tahun 2021 ini.

Sejumlah alumni ITB dari berbagai latar belakang juga telah mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum IA-ITB periode lima tahun kedepan, yakni periode 2021-2025. Tentunya, sejumlah kandidat yang mendaftar ini bukan kaleng-kaleng. Sebab, mereka telah memiliki segudang prestasi diberbagai bidangnya. Baik di bidang pemerintahan maupun bidang industri otomotif.

Sebut saja Calon Ketua Umum IA-ITB Nomoru urut 2, Ir. I Made Dana Tangkas. Alumni Teknik Industri ITB tahun 1984 ini telah malang-melintang di dunia bisinis dan industri, terutama di bidang industri otomotif.

Saat mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Calon Ketua Umum IA-ITB periode 2021-2025, made juga mendapat dukungan dari salah satu tokoh nasional yang cukup berpengaruh di Indonesia, yanki dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menkoperek) Airlangga Hartarto.

Dalam sebuah sesi diskusi yang bertajuk “Ngobrol Bareng Cari Solusi/NGOBRAS” yang digelar pada Minggu, 14 Februari lalu, I Made Dana Tangkas pun mengemukakan lima isu penting yang saat ini menurutnya menjadi tantangan para alumni ITB.

Kelima isu tersebut adalah deindustrialisasi yang terjadi belakangan ini, deglobalisasi dan digitalisasi yang muncul akibat pandemi Covid-19, adanya semangat dunia kembali pada demokrasi human rights dan climate change, merosotnya peranan alumni ITB dalam pembangunan teknologi dan industri berbasis knowledge based society, dan terkait kebebasan akademik dan demokrasi.

“Untuk poin ke 5 nanti kita kaji lebih dalam dan buatkan analisa AD/ART-nya,” kata pemerima penghargaan Ganesha Wirya Jasa Utama dari Rektot ITB tahun 2012 sebagai keberhasilan mengembangkan industri otomotif di 97 itu.

Baca Juga  Berproses Menuju Sukses, Suparno Parnaraya Sambangi SMK Pariwisata

Made Dana meyakini, dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, ia mampu memperbaiki persoalan-persoalan tersebut sehingga para alumni ITB bisa kembali mengambil peran dalam pengembangan teknologi dan industri di Indonesia.

Sementara itu, saat ditanyakan pengalaman apa saja yang dimilikinya sebagai Calon Ketua Umum IA-ITB, Made Dana mengatakan, di tahun 2012-2018 dirinya pernah menjadi pengurus Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) bersama team YDBA Astra mengembangkan industri 1.200 IKM/ UKM/UMKM  di seluruh Indonesia.

Kemudian, pernah juga bersama Kemenperin membangun material center industri logam di kawasan Ceper Tegal. Selanjutnya, IOI, PIKKO dan pemerintah membentuk dan membina kawasan industri IKM UKM di Majalengka.

Di bidang pembinaan, Made Dana pernah sebagai pembina (dari IOI) 120 IKM/UKM di asosiasi industri otomotif PIKKO. Kemudian sebagai pembina (dari IOI) 50 UKM/UMKM di Asosiasi Industri Otomotif KOPIK kawasan Pulo Gadung.

Selanjutnya, Made juga mengakku pernah membina dan menjadi penasehat APEK Kawarang untuk sekitar 40an IKM/UKM dalam bidang Engineering & permesinan/peralatan produksi.

“Pernah memberi sumbangan kendaraan/mesin/lab kepada 40 Perguruan Tinggi/Politeknik untuk riset kendaraan roda 4,” ungkap Made Dana.

Di dunia pendidikan, Made Dana mengatakan, bawah dirinya pernah sebagai advisor di 5 Perguruan Tinggi (ITB, ITS, UNDIP,Trisakti, UNAND). Keudia juga pernah sebagai dosen tamu dan nara sumber lebih dari 20 Perguruan Tinggi nasional maupun luar negeri dan beberapa lembaga internasional.

Pengalaman Kepemimpinan

Pengalaman kepemimpinan organisasi Calon Ketua Umum IA-ITB nomor urut 2 ini memang tak bisa diragukan lagi. Sebab, dilihat dari perjalanan kariernya, Ir. I Made Dana Tangkas pernah menduduki jabatan-jabatan strategsi di dunia industri otomotif.

Bahkan, dirinya pernah menjadi Direktur Toyota TMMIN & VP Toyota Motor Asia Pacific. Selain itu, ia juga merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO Insan Bisnis Industri dan Manufaktur Indonesia (IBIMA) hingga sekarang ini.

Baca Juga  Peraih Penghargaan Antikorupsi Kini Jadi Tersangka KPK

Pria yang juga masih menjabat sebagai Presiden Institut Otomotif Indonesia sejak 2016 hingga saat ini, juga masih menjabat sebagai Ketua BKTI – Persatuan Insinyur Indonesia Periode 2018 – 2021. Ia juga sebagai Ketua Ikatan Alumni Teknik Industri ITB (2017-2021) dan Anggota Dewan Penasehat ITB di TI & Metalurgi.

Tak hanya itu, Made Dana juga didapuk sebagai Ketua Komite Tetap Industri Logam, Permesinan & Alat Transportasi (darat, laut dan udara) KADIN Pusat dan Ketua Kompartemen Industri Alat Transportasi APINDO Pusat.

Selain kegiatan usaha pengembangan sektor industri, dia juga sebagai pendiri Yayasan Pendidikan, Pengarah Universitas, dan lainnya sampai yang bernuansa religi. Dana Tangkas menjabat sebagai sekjen ESQ. (RedG/ong)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed