oleh

Stok Bahan Pokok Selama Ramadhan 1442 H di Jawa Tengah Dipastikan Aman

Semarang – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo menjamin, ketersedian bahan pokok selama bulan Ramadan 1442 H/ 2021 dalam kondisi aman dan terkendali.

“Bagus, harga-harga juga baik, jadi karena kebetulan seperti beras ini habis panen harganya masih stabil. Beras masih terkendali di Jawa Tengah,” kata Arif kepada Gnews. Id, Selasa (13/4/2021).

Arif Sambodo mengatakan, ketersedian stok dan harga kebutuhan pokok dapat dikendalikan karena bertepatan dengan waktu panen. Selain itu, selama di bulan Ramadan tahun 2021 tersebut seluruh kebutuhan masyarakat dijamin aman, khususnya pada bahan kebutuhan yang tidak mudah busuk, seperti beras, gula, dan minyak goreng.

“Saya bilang begini karena ada semacam prognosa yang menyebutkan bahwa produk-produk kita dapat mencakup tidak hanya satu bulan ke depan, namun juga dapat memenuhi selama satu tahun di tahun 2021 ini,” ungkapnya.

Dengan hal itu, Arif menyampaikan, stok bahan pokok akan memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2021 mendatang.

Arif mengaku bahwa dirinya tidak mengelak dengan kebutuhan bahan pokok masih mengandalkan dari impor seperti bawang putih dan kedelai.

“Masih mengandalkan dari impor yaitu bawang putih dan kedelai. Namun stoknya masih aman. Artinya kita tidak akan mengalami gejolak harga akibat kelangkaan,” jelasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo (Foto: Istimewa)

Sementara itu, pihaknya akan melakukan pemantauan dalam perkembangan stok dan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan. Adanya pemantauan itu bertujuan agar mengetahui tanda-tanda munculnya gejolak kelangkaan.

Tidak hanya itu saja, Arif juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terkait masalah ini.

“Kami akan pantau, kebetulan kemarin rapat dengan Pak Menteri di Jakarta bersama seluruh kepala dinas perdagangan,” ujarnya.

Baca Juga  Sidak Verifikasi PPDB di SMA 3 Semarang, Ganjar; Kalau Ada Kecurangan, Coret!

Saat ditanya soal bahan pokok harganya naik, Arif menjelaskan, apabila harga masih di atas sekitar sepuluh persen dari harga acuan, masyarakat bisa melapor ke pusat. Atau jika memang gejolak harga terjadi, pihaknya akan melakukan operasi pasar.

Dirinya mengungkapkan, menjelang Lebaran 2020 tersebut pihaknya mengadakan operasi pasar untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok.

Arif juga berpesan kepada masyarakat, agar berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pasar online di tengah pandemi Covid-19.

“Ramadhan ini kita sambut dengan penuh ibadah. Selain itu masih dalam kondisi pandemi Covid-19, manfaatkan belanja online di pasar online untuk pengendalian itu. Yang penting masyarakat tenang, stok dijamin pemerintah aman,” tutupnya. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed