Wonogiri – Bertempat di halaman Sekolah SMPN I Jatiroto telah dilaksanakan latihan dasar kepemimpinan (LDK) dan PBB kepada siswa dan siswi SMPN I Jatiroto, Sabtu (10/11/18).

 

Hadir dalam kegiatan Batuud koramil 16/Jatiroto Peltu Sutarno, Guru Kesiswaan M. Salfi dan Guru pendamping SMPN I Jatiroto Parmono dan sebanyak 40 murid.

Dalam sambutan nya Kepala Sekolah yang diwakili guru kesiswaan M. Salfi pihaknya mengucapan selamat datang dan mengucapkan terima kasih kepada Bpk TNI khususnya dari Koramil 16/Jatiroto atas kerja samanya untuk pemberian materi pelatihan dasar kepemimpinan dan PBB (Persatuan Baris Berbaris) kepada Siswa dan Siswi SMPN I Jatirorto.

“Kepada siswa dan siswi sekalian, saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini agar selalu disiplin baik di sekolah maupun di rumah, serta meningkatkan sikap sopan dan santun terhadap guru dan orang tua,” ungkapnya.

Peltu Sutarno dalam perhatian nya menyampaikan, latihan dasar kepemimpinan ini sebagai hal yang penting bagi generasi muda, sebagai calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang.

“Pemuda-pemudi Indonesia harus memiliki karakter-karakter yang baik, dan tugas kita adalah mengisi dan membekalinya,” terang Serka Darman.

Dia menuturkan kegiatan tersebut terselenggara atas inisiatif dari Koramil 16/Jatiroto dengan berkoordinasi antara Anggota Koramil dengan pihak sekolah khususnya SMPN I Jatiroto, Materi tersebut jelas Peltu Sutarno sangatlah penting, karena perlu pembekalan dan dari pihak TNI adalah figur yang tepat dalam memberi materi ini,  Kedisiplinan dan mentalitas prajurit yang tahan banting menjadi modal bagus untuk bisa dicontoh oleh siswa/siswi khususnya SMPN I Jatiroto.

“Semangat juang dan disiplin perlu ditanamkan sejak dini bagi generasi muda saat ini, agar kelak di masa yang akan datang mereka akan mampu bertahan dan berkompetisi dengan baik sebagai generasi penerus yang membawa negeri kita menjadi negara maju,” ujarnya.

Peltu Sutarno menjelaskan, dengan semangat juang dan disiplin dalam belajar untuk berprestasi adalah awal yang perlu dilakukan siswa  sekolah. Dengan hal tersebut, maka akan mendapatkan prestasi yang secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas intelektual generasi muda, sehingga menjadi tangguh dan siap membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa akan datang.(RedG)

Tinggalkan Komentar