Shabawana Menggelar Sekolah Lingkungan Hidup

Pemalang-Dalam menjaga,merawat,dan melestarikan lingkungan hidup sebuah kewajiban manusia. Sehingg alam terjaga dengan baik. Hal ini Organisasi Shabawana tergerak melaksanakan sekolah lingkungan hidup yang dilakasanakan rest area beluk selama 2 hari sabtu sampai minggu (7-8 maret 2020). Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh Pegiat Lingkungan Hidup,Pramuka dan karangtaruna.

Menurut Eka Al-kinayung selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan sekolah lingkungan hidup untuk membentuk generasi milenial peduli terhadap lingkungan hidup dengan cara menanam pohon penghijaun dan tidak membuang sampah sembarangan. Dampak yang paling terasa dari tercemarnya lingkungan adalah polusi air, udara dan juga tanah karena ketiga elemen tersebut merupakan komponen utama dari lingkungan yang ada di sekitar manusia, binatang dan tumbuh- tumbuhan.

Berbeda dengan Kapolsek Belik Iptu Trino Winarno,SH saat membuka kegiatan sekolah lingkungan hidup mengajak anak muda peduli terhadap lingkungan hidup, apalagi Kapolres pemalang beberapa bulan lalu menanam tumbuhan jenis vertiver. Persoalan lingkungan merupakan persoalan kita semua. Saat ini, musim penghujan sudah hampir merata di seluruh penjuru Tanah Air.

Bahkan, beberapa daerah mengalami banjir. Intensitas dan curah hujan yang tinggi juga menyebabkan tanah longsor. Sebelumnya, saat musim kemarau sejumlah daerah mengalami kekeringan. Ada juga kebakaran hutan dan berapa titik panas yang menimbulkan kabut asap. Mari kita jaga  kelestarian lingkungan hidup, ungkap Kapolsek Belik Iptu Trino Winarno,SH.

Acara pembukaan sekolah lingkungan hidup dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Forkopimca Belik, Ketua Poros Hijau Belik dan pegiat lingkungan hidup. (RedG/KH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *