Satgas Anti Narkoba Sekolah Indonesia Periode 2023-2026 Dideklarasikan dan Dilantik

JAKARTA – Bertempat di Hotel Grand Sahid Jakarta, Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Indonesia mendeklarasikan, Dilantik serta Dikukuhkan oleh Inisiator SANS Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A, Minggu (15/1/23).

Dalam kesempatan ini, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A yang juga merupakan Gubernur Bengkulu mengukuhkan dan melantik langsung Ketua Umum SANS Syafril Effendi dan Pengurus SANS Indonesia dengan ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan serta penyerahan bendera Pataka.

Usai dilantik, Ketua Umum SANS Indonesia Syafril Effendi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami generasi muda merasa terpanggil untuk menyelamatkan anak bangsa khususnya anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dalam jaringan bahaya Narkoba.

” SANS ini merupakan organisasi yang telah diinisasi oleh Pak Gubernur Bengkulu agar di setiap masing-masing sekolah ada Satgas Anti Narkoba, ” ungkapnya.

Kita berterima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu yang telah menyempatkan diri ditengah kesibukan untuk hadir dan melantik pengurus Satgas Anti Narkoba Sekolah Indonesia Periode 2023-2026.

” Semoga dengan sudah dilantiknya Satgas Anti Narkoba Sekolah Indonesia ini bisa dikibarkan di masing-masing Provinsi, Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia, ” lanjutnya.

Dengan dilantiknya Satgas Anti Narkoba Sekolah Indonesia ini pula bisa membantu pemerintah, Kepolisian, BNN dalam mengatasi persoalan bahaya narkoba di kalangan remaja khususnya anak sekolah, pungkasnya.

Sementara itu Inisiator SANS Dr H Rohidin Mersyah menyampaikan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik untuk senantiasa membangkitkan semangat dalam memerangi Narkoba untuk menyelamatkan anak bangsa.

” Dipimpin Ketua Umum yang muda dan energik maka semangat dalam memerangi Narkoba bisa terbangun, ” ujarnya.

Satgas Anti Narkoba Sekolah ini merupakan komitmen dalam diri yang merasa terpanggil untuk menyelamatkan anak bangsa khususnya yang masih duduk di bangku sekolah agar tidak terjerumus dari bahaya narkoba.

” Dengan berkomitmen dalam diri, maka setidaknya bisa memutus mata rantai masuknya jaringan narkoba baik dari diri sendiri, keluarga, dan kerabat,” lanjutnya.

Saya berharap dengan dilantiknya Satgas Anti Narkoba Sekolah Indonesia ini bisa disebar luaskan jaringan ke Provinsi, Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia, sehingga dengan cara demikian bisa memutus peredaran gelap narkoba, pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, pemberian plakat, serta foto bersama yang turut dihadiri, Ketua SANS Provinsi Jambi, serta peserta dari kalangan anak sekolah se Daerah Khusus Ibukota Jakarta. (RedG/Syah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *