oleh

Salat Idul Fitri di Masjid Raya Makassar Dilaksanakan Sesuai Ketetapan Kementerian Agama RI

Makassar – Perhitungan kalender Hijriah mengacu pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Tiap tahunnya, penentuan memasuki 1 Ramadhan dan 1 Syawal selalu dilaksanakan dengan dua metode, yakni hisab dan rukyat. Kedua metode tersebut digunakan oleh pemerintah dan juga ormas besar Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

PP Muhammadiyah telah menetapkan lebaran Idul Fitri tahun 2023 jatuh pada Jumat, 21 April 2023. Hal ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No.1/MLM/I.0/E/2023 mengenai Penetapan Hasl Hisab, Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah.

Sementara Hari Raya Idul Fitri 2023 menurut pemerintah  akan diketahui setelah pemerintah menggelar rukyatul hilal dan sidang isbat.

Dilansir dari detikHikmah, sidang isbat penentuan 1 Syawal 1444 H akan berlangsung pada 29 Ramadhan atau Kamis, 20 April 2023.

Berdasar kalender Hijriah dari Kemenag, hari raya Idul Fitri 2023 diprediksi jatuh pada Sabtu 22 April 2023.

Imam masjid Raya Makassar, Muh. Syahrir mengatakan jika salat Idul Fitri di Masjid Raya Makassar akan dilaksanakan sesuai dengan ketetapan Kementrian Agama.

“Masjid Raya Makassar kita senantiasa menunggu informasi resmi dari pemerintah, jadi kalau missal pemerintah dalam hal ini Kementrian Agama menetapkan bahwa 1 Syawal itu hari Sabtu tanggal 22, maka insya Allah Masjid raya akan lebaran tanggal 22,” ujarnya saat ditemui di Masjid Raya Makassar, Selasa (18/4/2023).

Adapun yang bertindak sebagai khatib Idul Fitri di Masjid Raya Makassar adalah Prof. Dr, Muhammad Yusuf, MA dan yang menjadi imam salat Ied adalah Muh. Syahrir.

“Pelaksanaan Idul Fitri tahun ini insya Allah yang akan menyampaikan khutbah adalah Prof. Dr, Muhammad Yusuf, MA dan yang menjadi imam adalah saya sendiri, Muh. Syahrir” ujarnya.

Imam masjid raya Makassar juga mengatakan bahwa Masjid Raya Makasar siap menampung ribuan jamaah yang hadir pada perayaan Idul Fitri tahun ini.

Baca Juga  Ini Penyebab Kenaikan Kasus Covid-19 di Kudus dan Bangkalan

“Masjid Raya Makassar memliki luas 3600 persegi, sehingga jika kita menghitung perkiraan jumlah jamaah itu satu shaf kira-kira memuat 100 orang, jadi kalau full dua lantai atas bawah kira-kira memuat 10 ribu jamaah,” kata Imam Masjid Raya Makassar.

Tidak sampai di situ, masjid Raya Makassar juga mengantisipasi jamaah membludak pada hari lebaran tiba dengan menggelar sholat Ied hingga ke halaman dan jalanan.

“Pelaksanaan Idul Fitri biasanya bukan hanya masjid terisi, tapi hingga sampai halaman , sampai ke jalanan, jadi mungkin jamaah yang hadir mencapai 20 ribuan lebih melaksanaan salat ied di Masjid Raya Makassar”. (RedG/Intania Annisa Gita)

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar