oleh

Ribuan masyarakat Hadiri Acara Festival Wong Gunung

-Wisata-4 views

Pemalang-Festival Wong Gunung (FWG) digelar di lapangan Pulosari kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang mulai 25 agustus sampai 2 September 2018. Agenda tahunan menjadi daya tarik tersendiri. Acara meliputi Pengambilan Air di 7 Mata Air Gunung Slamet, Ruwat Ageng Banyu Panguripan,kirab Ageng Banyu Panguripan,Pinasrahan Ageng Banyu Panguripan dan Seni Budaya.

 

Puncak acara Prosesi FWG dimulai kirab  Kirab Ageng Banyu Panguripan menuju lapangan Pulosari dengan sepanjang jalan 500 meter.  Hj Irna Setiawati Junaedi pimpin  kirab dan sepanjang perjalanan menjadi perhatian penonton yang datang tidak saja dari Kecamatan Pulosari, tapi juga dari desa dan kecamatan lainnya. Peserta utama kirab terdiri 12 pamong pembawa bambu berisi air yang diambil dari tujuh mata air, gunungan yang berisi berbagai hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan.(Sabtu,01/09/2018).

Hj.Irna Setiawati pimpin kirab festival wong gunung

 

H.Teguh Setio Widodo selaku kepala Desa Pulosari menyampaikan rasa syukur acara Festival Wong Gunung berjalan lancar berkat kekuatan bersama masyarakat Pulosari. Yang paling utama dengan kegiatan ini bertujuan untuk menolak bala bencana kekeringan yang melanda di kecamatan Pulosari.

 

Selama  2 tahun kecamatan Pulosari kekurangan air bersih sudah berkurang. Terimakasih kepada Anggota DPRD provinsi Irna Setiawati yang telah memfasilitasi untuk bertemu dengan DPU Provinsi sehingga di tahun 2019 kecamatan Pulosari di aliri air bersih, ungkap Kepala Desa Pulosari

 

Bupati Pemalang H. Djunaedi SH,MM. menyampaikan ini merupakan permohonan kepada Allah SWT dengan ikhtiar dan perbuatan dengan pengambilan air dari 7 sumur yang ada di Pulosari. Harapannya apa yang dilakukan momen ini mendapatkan berkah dari Allah Swt. Dan alhamdulilah beberapa hari ini air hujan turun. Yang paling penting ikhtiar dan bekerja yang kita lakukan.

Baca Juga  Nikmatnya Nasi Goreng Kemangi Ala Kunir Madu Restaurant Solia Hotel Yosodipuro

 

Setelah prosesi selesai masyarakat berebut gunungan hasil bumi yang disediakan oleh panitia festival wong gunung dan pentas seni budaya.(KH)

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed