oleh

Republik Koi Pemalang

Pemalang – Republik Koi Pemalang mencoba meraih kesuksesan pada bisnis ternak Ikan Koi. Bisnis ini dapat dibilang bisnis yang tidak pernah mati. Ikan koi adalah jenis ikan hias yang sangat populer di Indonesia, bahkan secara internasional.

Di Kabupaten Pemalang  sudah ada salah satu pelaku usaha ternak ikan Koi, Ikmaludin Aziz yang tinggal di Jl.Seruni RT:01 RW:06, Desa Moga, Kecamatan Moga, Pemalang.

Berawal dari hobi dan jiwa spekulasinya yang begitu menggebu menjadikanya usaha ini menjadi peluang yang sesuai dengan kegemaranya. Nama Republik Koi Pemalang terpampang di area lahan peternakan koinya untuk dijadikan tempat edukasi dan pembelajaran bagi yang gemar ikan koi.

Menurutnya, Pemalang selatan merupakan habitat ikan koi yang sangat berpotensi bagi perkembangbiakan, baik Lokal maupun Impor. Namun nama Blitar tentu tidak dapat dilepaskan dan cenderung lebih populer. Blitar menjadi ikon perkoian Indonesia, meskipun daerah lain juga menghasilkan ikan koi. Hal ini disebabkan oleh koi Blitar memiliki corak dan warna yang lebih bagus. Sejauh ini, koi Blitar telah merambah pasar global, antara lain AS, Singapura, Jerman, dan Belanda.

Ikmaludin Aziz sendiri juga memiliki Budidaya ikan Koi di Blitar yang sudah berjalan hampir 6 Tahun

Pada akhir tahun 2019 Ikmaludin Aziz mulai menggeluti Usaha ternak ikan Koi di daerah Moga Pemalang, di daerah Moga sendiri sudah ada 3 rekanan yang mengikuti jejaknya untuk berbisnis Jual beli ikan hias jenis Koi.

Alasan Ikmaludin Aziz beralih ke bisnis ternak ikan hias jenis koi karena Nilai Jualnya yang tinggi dan juga sebagai ajang kontes di berbagai daerah, dikatakannya  berbisnis Ikan hias nilai jualnya lebih tinggi karena di hitung per ekor. jika dibandingkan dengan ikan konsumsi nilai jualnya pasti dihitung per Kg paling mahal 30-50rb.

Baca Juga  Ini Cara Warga Lanud Adi Sumarmo Peringati Nuzulul Quran

Berbagai Kontes telah di ikuti oleh Ikmaludin Aziz Seperti di wilayah Blitar, Kuningan, Kerawang, dan bandung, berikut beberapa prestasi yang berhasil di boyong oleh Republik Koi Pemalang di antaranya Kategori Shusui Juara 1 di kuningan, kategori Kujaku Juara 2 di bandung, Kategori Kujaku Juara 3 di blitar, Kategori Kawarimo Juara 4 di bandung, dan beberapa prestasi lainya yang tidak dapat disebutkan.

Dengan adanya peluang bisnis yang menggiurkan inilah seorang Ikmaludin Aziz bercita-cita ingin membagikan pengalamanya dan mengedukasi supaya masyarakat dapat bersama-sama belajar berternak ikan hias sehingga bisa ikut serta menggeluti dunia ternak ikan hias jenis Koi ini, karena bisnis ini memiliki prospek untuk peningkatan ekonomi secara mandiri.

Alasan berbisnis ikan koi yang pertama adalah dari segi ekonomi atau pendapatan. Ikan koi merupakan salah satu ikan hias yang harganya sangat tinggi. Untuk ikan yang bercorak indah, harganya dapat mencapai jutaan rupiah.

Alasan kedua adalah pasar untuk ikan koi sangat bagus, terlebih di Indonesia masih banyak pecinta koi yang jumlah permintaannya tidak pernah surut.

Seperti dijelaskan di atas, khususnya koi Blitar, sudah merambah pasar global.
Dalam budidaya ikan koi, terdapat beberapa sarana dan prasana yang dibutuhkan seperti wadah ‘jerry can’, terpal, pembuatan kolam ikan, koi, lahan, bibit ikan koi, jaring, sumur dan pompa air, selang, paralon, timba, dan drum.

Sebelum memulai, tentunya Anda harus membaca buku-buku panduan budidaya ikan koi untuk belajar atau saling bertukar informasi dengan pelaku usaha yang sudah lebih dulu terjun ke dunia budidaya ikan koi, Seperti halnya di tempat Peternakan Republik Koi Pemalang ini, siapapun bisa menimba ilmu dan belajar bersama, di peternakan Ikan Hias milik Ikmaludin Aziz ini sangat terbuka untuk siapapun yang ingin belajar bersama ataupun sekedar Ngopi karena di situ juga di sediakan Kedai ngopi khas Pemalang dengan diiringi suara kemercik aliran air sungai yang berada di antara peternakan Republik Koi Pemalang.

Baca Juga  Pengambilan Nomer Urut Calon Kepala Desa Penusupan

Pemasaran
Untuk pemasaran, Anda dapat memasarkannya secara online atau menjual ke pasar atau kios ikan lainnya. Selain itu, jika bisnis Anda sudah semakin besar, pasti sudah mempunyai koneksi di bidang ini dan akan menemukan pedagang yang akan membeli hasil panen Anda.

Hambatan dalam Budidaya Ikan Koi

Dimana ada peluang, tentu di situ ada hambatan. Pada budidaya ikan koi, hambatan yang sering dialami oleh peternak adalah masalah warna atau coraknya. Warna atau corak ikan koi ini merupakan daya tarik utama. Semakin indah warna dan coraknya, maka semakin diminati dan semakin tinggi nilainya, di daerah pemalang sendiri memiliki prospek untuk mengembangkan corak warna yang cerah sehingga peluang ini harus benar-benar dimanfaatkan.(RedG/Hengky Kik)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed