oleh

Ratusan Anak TK Aisyiyah se Kecamatan Brebes Ikuti Kegiatan Manasik Haji

Brebes – Ratusan anak taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Brebes ikuti kegiatan manasaik haji. Sejumlah 800 anak TK Se-Kecamatan Brebes ikuti pelaksanakan pelatihan manasik haji.

Kegiatan ini diadakan oleh TK Aisyiyah se-Kecamatan Brebes yang bertempat di halaman Islamic Center Kabupaten Brebes. Pelatihan manasik haji dimulai pada pukul 09.00 WIB diikuti oleh seluruh peserta didik dengan khidmat dan baik.

Peserta manasik haji diberangkatkan oleh pihak sekolah masing-masing menggunakan kendaraan menuju lokasi.

Adapun kegiatan manasik haji ini terdiri dari beberapa tata cara pelaksanaan ibadah haji. Pelaksanaan praktek tata cara manasiki haji ini terdiri dari berbagai kegiatan.

Pertama, Ihram
Pelaksanaan pelatihan manasik haji para peserta melakukan rangkaian awal ihram, yakni dimana para peserta memulai dengan keadaan sudah suci dan mengenakan pakaian warna putih sebagai simbol kesucian.

Kedua, Wukuf
Para peserta melakukan praktek wukuf. Wukuf sendiri merupakan rangkaian ibadah haji dengan cara berdiam diri di Arafah. Peserta didik diajarkan untuk membaca kalimat talbiyah.

Adapun kalimat talbiyah ini berbunyi seperti berikut:

لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ

Labbaika laa syariika laka labbaik

Ketiga, Menuju Masjidil haram
Kegiatan ini merupakan agenda setelah wukuf, yakni melaksanakan sholat idhul adha dua rakaat di masjidil haram.

Pada kegiatan ini pembimbing guru mengarahkan anak didiknya untuk melaksanakan kegiatan sholat dhuha.

Keempat, Lempar Jumroh
Peserta melakukan lempar jumroh menggunakan batu kerikil, kegiatan ini merupakan simbol melempar syaithon yang dilaksanakan pada tiga jumrah, yakni Jumroh Ula, Jumroh Sughro dan Jumroh Wustho.

Kelima, Tawaf
Pelaksanaan tawaf sendiri ialah mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali.

Peserta diminta oleh pembimbing berjalan mengelilingi replika ka’bah sebanyak tujuh kali sembari membacakan kalimat; Bismillahi allahu akbar.

Baca Juga  Peraih Nilai Tertingi Latunas Kota

Keenam, Sa’i
Sa’i sendiri merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan, adapun pelaksanaannya sendiri ialah melakukan lari kecil dari bukit sofa ke bukit marwah.

Dalam pelaksanaan kegiatan manasik haji, peserta secara simbolis melakukan lari beberapa putaran secara simbolis

Ketujuh, Tahalul
Tahalul merupakan rangkaian akhir dari rukun ibadah haji. Kegiatan tahalul ini para peserta mencukur tiga helai rambut.

Rohiyatun selaku ketua pelaksana kegiatan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan rukun islam kelima kepada anak.

“Ini adalah manasik untuk anak, jadi kita memang berusaha untuk mengenalkan ke anak-anak biar tahu bahwa rukun islam itu harus kerap dilakukan”, Ujarnya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan seperti ini nantinya anak dapat mengenang adanya pelaksanaan manasik haji.

“Tertanam dihati mereka, untuk bisa terus setelah itu bisa terkenang sampai dewasa” Pungkasnya. (RedG/Mishbah Anam)

Komentar

Tinggalkan Komentar