oleh

Ratna Pemandu Lagu Dibunuh dengan Motif Ekonomi

Semarang – Pembunuhan terhadap Ratna di kamar kostnya di Puspanjolo Selatan, Semarang Barat, pada Jumat (7/5/2021) itu, dari hasil penyidikan polisi Polrestabes Semarang, motifnya adalah kebutuhan ekonomi pelaku.

Hal itu terungkap saat Polrestabes Semarang menggelar jumpa pers kasus pembunuhan, pada Rabu (12/5). Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, ada dua pelaku yang terkait pembunuhan Ratna.

Ciri-ciri pelaku utamanya seperti dibeberkan Irwan, berciri seorang pria berambut gondrong bernama Dafa. Selanjutnya, pelaku lainnya bernama Ibnu yang bertugas menjual barang milik korban yang sebelumnya digondol oleh Dafa.

Barang-barang milik korban yang digondol pelaku, yakni handphone, uang, dompet dan lain lain, “Mengapa atau alasan apa kamu nekat melakukan aksi kejahatan ini kepada korban?,” tanya Kombes Irwan kepada Pelaku Dafa.

“Pertama, karena masalah ekonomi pak,” jelas Dafa seperti dituturkan Irwan..

Kepada penyidik Dafa mengaku, bahwa barang-barang  milik korban yang mereka gondol dijual agar menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhannya.

“Hasilnya lumayan tuh pak. Bisa untuk ekonomi. Untuk kebutuhan sehari hari,” beber Dafa kepada penyidik.

Dia juga menjelaskan, barang milik korban yang dijual melalui pelaku bernama Ibnu. Dari hasil penjualan itu, Dafa dapat mengantongi uang sebesar Rp 1, 2 Juta.

“Barang pertama menghasilkan 500 ribu, barang kedua hasilnya 700 ribu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Dafa juga menceritakan, seusai membunuh korban itu dirinya melarikan diri bersama Ibnu ke Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Semarang.

Keduanya menginap di rumah saudara pelaku Ibnu. Di Grobogan, kedua pelaku tinggal selama dua hari. sedangkan di Kabupaten Semarang, keduanya tinggal selama tiga hari dua malam.

“Di Grobogan dan Kabupaten Semarang saya tinggal di tempat saudaranya Ibnu,” jelas Dafa.

Baca Juga  Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas oleh Dishub Jateng bersama Anggota DPRD Propinsi Jateng Dapil 13

Setelah pelaku mengaku di hadapan polisi, Kombes Irwan menanyakan kembali kepada pelaku Dafa. “Berarti selama bersembunyi kamu enggak keluar uang ya?,” tanya Kombes Irwan.

“Ya keluar uang pak. Untuk makan saya dan makan dia (Ibnu),” jawab Dafa. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Komentar

Tinggalkan Komentar