oleh

Rapat Paripurna DPRD Tertunda, Ini Komentar Ketua FKPPI Bangka Tengah

Koba — Ketua PC 04 KB FKPPI Kabupaten Bangka Tengah, Andrian Samallo mengungkapkan tertundanya rapat paripurna DPRD Bangka Tengah akibat tidak quorum anggota dewan yang hadir, Rabu 13 Maret 2024.

Diketahui, rapat paripurna kali ini, mendengarkan padangan akhir fraksi-fraksi DPRD Bangka Tengah terhadap Raperda masa sidang III tahun 2023.

“Tadi saya hadir sesuai jadwal undangan yaitu pukul 09.30 WIB, ya paripurna molor hingga pukul 11.20 WIB, tepantau dalam rapat paripurna hari ini, kehadiran anggota dewan hanya 15 orang saja atau 60 persen dari total 25 anggota DPRD Bateng ini.

“Padahal seharusnya kehadiran dewan 3/4 dari total keseluruhan yaitu minimal 17 orang, jadi patut disayangkan sekali, karena rapat ditunda hingga batas waktu belum ditentukan, akibat tidak quorum,” ucapnya.

Menurutnya, jika ketidak quorum-an ini bisa jadi ada berbagai macam indikasi, bisa jadi memang anggota dewan berhalangan karena tugas, bisa jadi ada indikasi deal-deal kepentingan yang tak tercapai atau ada ketidaksependapatan secara pribadi, tentunya harus disampaikan saat pembahasan sebelumnya.

“Jangan sampai tinggal mendengarkan pandangan akhir fraksi-fraksi, jadi terhambat oleh indikasi ego kepentingan. Jika demikian, sama halnya memperlambat laju pembangunan di Bumi Selawang Segantang ini,” katanya.

Ia juga berharap, agar pelaksanaan rapat paripurna di DPRD Kabupaten Bateng ini, dilaksanakan tepat waktu, dengan anggota dewan proaktif mengikuti rapat paripurna, sesuai amanat yaitu wakil rakyat yang disumpah jabatan mewakili masyarakat di legislatif, bukan “tukang ngaret”.

“Walaupun kita ketahui saat ini di fase berakhirnya masa jabatan dewan, tentunya tetap tuntaskan amanat rakyat dengan baik dan khusnul khatimah, ya setidaknya hormatilah para undangan yang sudah hadir tepat waktu,” imbuhnya (RedG/**).

Komentar

Tinggalkan Komentar