oleh

PT Timah Tbk Keluarkan SPK untuk Menambang di Pemukiman Warga

Bangka Tengah – Diduga PT Timah mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) penambangan dengan metode tambang inkonvensional (TI) rajuk, untuk lokasi di pinggir jalan raya Desa Kayu Besi Kecamatan Namang.

Keluarnya SPK itu rupanya disesalkan banyak pihak. Pasalnya, penambangan di lokasi itu selain tidak memperhatikan keselamatan kerja, aktifitas di kolong Juhin tersebut juga dapat merusak fasilitas umum dalam jangka panjang.

Pembeli timah kolong Juhin, Johan mengakui, ialah orang yang membeli timah dengan aktifitas tersebut. Ia menyebut, telah memiliki SPK dari PT Timah Tbk, dan sudah diketahui oleh Kades Kayu Besi.

“SPK nya ada, pihak Kades sudah mengetahuinya. Yang bekerja semua orang Kayu Besi, tidak boleh orang luar,” kata Johan, yang dihubungi melalui telepon selulernya (ponsel), Senin (26/04/2021).

Terkait izin lainnya, seperti izin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Johan mempersilakan awak media menanyakan langsung ke bagian humas PT Timah.

Pantauan awak media, selain di pinggir jalan, aktifitas TI rajuk itu tidak mengedepankan keselamatan kerja tambang seperti penggunaan helm dan lain-lain. Di tengah Pandemi Covid-19, aktifitas TI rajuk di kolong Juhin tersebut melibatkan hingga ratusan orang.

Pihak PTTimah sendiri melalui bagian humas  Anggi yang di hubungi melalui WhatssApp (WA) tidak merespon, begitupun saat ponselnya dihubungi. Selain Anggi, awak media juga berupaya menghubungi Rahendra selaku Kepala Bidang Tambang dan Pengangkutan Bangka Tengah, juga belum mendapat jawaban terkait TI rajuk itu.

Berdasarkan informasi yang didapat, SPK terletak tak jauh dari pemukiman warga serta Sekolah Dasar (SD) itu dikeluarkan oleh Kepala Unit Produksi Darat Bangka Tengah selaku kepala teknik tambang, Sigit Prabowo di atas materai 10.000 dan diterima oleh Chandra Soelistio selaku Direktur CV Jaya Makmur Sentosa.

Baca Juga  Peringati Hari Pers Nasional, IWO Kabupaten Bekasi Lakukan Tugas Kemanusiaan 

Sementara itu Kades Kayu Besi, Yohanes saat dikonfirmasi aktifitas TI rajuk pinggir jalan, tidak jauh dari SD dan Pemukiman itu meminta awak media menghubungi pihak PT Timah.
“Hubungi PT.Timah pak,” kata Yohanes.

Sementara Kapolsek Namang, Ipda Endi Putrawansah mengatakan, pihaknya akan kroscek kelapangan. “Nanti kami cek ke lapagan,” kata Ipda Endi. (RedG/Rizal)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed